Kamis, 29 Jul 2021 20:30 WIB

Penting! Siapa yang Lebih Butuh Pipis Usai Bercinta, Pria atau Wanita?

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Ilustrasi toilet Foto: Getty Images/iStockphoto/Creative life, looking for speci
Jakarta -

Pernah mendengar anjuran bagi wanita untuk buang air kecil setelah berhubungan seks? Konon, tujuannya adalah untuk mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi saluran kemih. Lalu apakah pria juga harus kencing setelah berhubungan seks?

Salah satu alasan utama hubungan seks bisa berefek pada infeksi saluran kemih adalah penetrasi dapat memberi tekanan pada uretra. Ini dapat mengiritasi uretra atau memaksa bakteri naik ke uretra dan menuju kandung kemih.

Semakin banyak seks yang dilakukan seseorang, semakin besar kemungkinan mereka terkena infeksi saluran kemih.

Sebagian besar data tentang hubungan antara seks dan infeksi saluran kemih berhubungan vagina. Itu karena uretra berada tepat di belakang vagina. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa hubungan seks anal juga dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi saluran kemih.

Beberapa penelitian telah melihat faktor seksual dan kebersihan untuk melihat apakah mereka mungkin terkait dengan peningkatan risiko infeksi saluran kemih. Salah satu faktor yang diperiksa adalah berkemih, atau buang air kecil, dalam waktu 15 menit setelah berhubungan. Ini juga dikenal sebagai berkemih postcoital.

Sebagian besar penelitian yang mengamati kencing setelah berhubungan seks telah menemukan bahwa hal itu tampaknya mengurangi risiko terkena infeksi saluran kemih. Teorinya adalah bahwa buang air kecil setelah berhubungan seks dapat mengeluarkan bakteri apa pun dari uretra dan dibuang ke toilet.

Penelitian ini tidak secara universal positif. Ada beberapa penelitian yang tidak menemukan hubungan antara buang air kecil setelah berhubungan seks dengan risiko infeksi saluran kemih.

Kencing setelah bercinta kurang penting bagi pria daripada bagi wanita. Ini karena ada perbedaan besar antara anatomi alat kelamin pria dan wanita.

Pria relatif lebih jarang terkena infeksi saluran kemih. Secara umum, semakin panjang uretra pria berarti semakin kecil kemungkinan bakteri naik ke kandung kemih dan menyebabkan masalah.

Selain itu, uretra penis, tempat pria buang air kecil, juga merupakan saluran tempat mereka berejakulasi. Oleh karena itu, jika pria berejakulasi selama hubungan seksual, itu dapat membersihkan dirinya sendiri.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)