Selasa, 17 Agu 2021 19:05 WIB

Manfaat Tidur Telanjang Bagi Kesehatan, Bantu Kesuburan Sampai Redakan Stres

Vidya Pinandhita - detikHealth
womans legs on bed Foto: Getty Images/iStockphoto/MARIOS07
Jakarta -

Beberapa orang terbiasa tidur telanjang alias tanpa pakaian sama sekali. Misalnya setelah bercinta, atau sekadar karena nyaman.

Jelas, tidur berkualitas bersama atau tanpa pasangan penting untuk menghilangkan lelah dan mencukupi kebutuhan istirahat tubuh. Namun rupanya, tidur telanjang punya sederet dampak baik lho.

Mengacu pada berbagai sumber, detikcom merangkum sederet manfaat tidur telanjang. Mulai dari baik untuk kualitas tidur, kesehatan jantung, hingga kesehatan mental. Apa saja?

1. Bikin tidur makin berkualitas

Tidur telanjang, jelas lebih adem. Beberapa orang mungkin merasakan efek semakin cepat tidur. Namun rupanya berdasarkan studi di National Institutes of Health pada 2012, suhu punya peran penting meningkatkan kualitas tidur.

Suhu terlalu dingin atau panas berisiko memengaruhi gerakan mata, yang juga memengaruhi tahap mimpi. Jika tidak nyenyak, efektivitas tidur dalam menyegarkan otak dan tubuh akan berkurang.

Suhu ideal untuk kamar tidur Anda adalah antara 15 hingga 19°C.

2. Bantu turun berat badan

Studi lainnya dengan subjek sebanyak 21.000 orang selama 3 tahun menunjukkan, kurang tidur bisa menimbulkan penambahan berat badan. Disebutkan, orang yang tidur kurang dari 5 jam per malam berisiko tinggi mengalami kenaikan berat badan.

Dengan tidur telanjang, suhu yang tepat bisa meningkatkan proses pembakaran kalori.

3. Menekan risiko sakit jantung dan diabetes tipe 2

Studi pada 2010 dengan subjek sebanyak 1.455 orang selama 6 tahun menunjukkan, durasi tidur yang terlalu sedikit akibat kebiasaan kurang tidur bisa meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Tidur telanjang bisa menjadi cara untuk meningkatkan kualitas tidur. Semakin tercukupi kebutuhan istirahat tubuh, semakin risiko sakit jantung dan diabetes bisa diminimalkan.

4. Meningkatkan kesuburan

Penelitian lainnya terhadap 656 subjek menunjukkan, tidur dengan pakaian ketat bisa menekan produksi sperma. Artinya, tidur tanpa pakaian ketat, atau tanpa pakaian sama sekali, jauh lebih baik untuk kesehatan reproduksi pria.

Selain itu, tidur telanjang mampu menjaga testis tetap dingin dan pada suhu optimal untuk kesehatan sperma.

5. Mengurangi stres dan kecemasan

Kurang tidur berkaitan erat dengan risiko depresi dan kecemasan. Nah dengan memaksimalkan kualitas tidur, risiko ini bisa diminimalkan. Salah satunya, dengan mencoba tidur telanjang.

6. Meningkatkan kualitas hubungan

Tak melulu seks, tidur berkualitas sembari skin to skin bisa meningkatkan intimasi pasangan. Sebuah penelitian menunjukkan, skin to skin efektif merangsang pelepasan oksitosin yang berperan membangun keterikatan dalam hubungan.



Simak Video "2.000 Tempat Tidur Tambahan Disiapkan untuk Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)