Selasa, 31 Agu 2021 21:00 WIB

5 Cara Menjaga Miss V agar Tetap Kencang dan Tak Cepat Kendur

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
ilustrasi vagina Vagina bisa kendur seiring pertambahan usia. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Sama seperti wajah yang mulai kendur, bagian kewanitaan pasti akan menua seiring waktu. Sayangnya, tak banyak wanita yang sadar akan hal ini. Sehingga, mereka kaget dengan perubahan yang dialami.

"Ginekolog tidak memberitahu wanita hal-hal ini akan terjadi, dan kemudian wanita terkejut bahwa vagina dan vulva mereka telah benar-benar berubah selama beberapa tahun," kata Karen Boyle, MD, seorang ahli kesehatan seksual wanita dan peremajaan vagina.

Boyle menyebut penuaan vagina dimulai pada usia 20-an dan wanita mungkin kehilangan lemak di labia luar. Area-area vagina mulai mengalami penurunan volume, seperti yang dialami di payudara atau wajah seiring bertambahnya usia.

Lebih lanjut, saat wanita mendekati menopause, lapisan vagina mulai menipis, aliran darah menurun, dan otot-otot dasar panggul melemah.

Vagina yang kendur bisa menjadi pembunuh kepercayaan diri bagi wanita. Sebuah studi di Psychology of Women Quarterly menemukan bahwa wanita yang tidak puas dengan penampilan alat kelamin mereka memiliki harga diri dan kepuasan seksual yang lebih rendah.

Tetapi, seseorang tidak perlu melakukan operasi plastik untuk menjaga bagian kewanitaan agar terlihat dan terasa muda. Sebaliknya, cobalah 5 strategi sederhana ini.

1. Jaga berat badan

Hal pertama yang perlu dijaga adalah berat badan yang sehat. Jika seseorang sangat kurus, bagian pribadi juga bisa mulai terlihat tirus setelah penuaan terjadi.

"Kami melihat wanita yang berusia 35 tahun, tetapi terlihat jauh lebih tua karena mereka tidak memiliki lemak di wajah mereka. Demikian pula, labia mayora dapat terlihat kendor, dan begitu Anda kehilangan lemak itu, Anda tidak akan mendapatkannya kembali," kata Boyle.

2. Latihan kegel

Latihan kegel telah dikenal sebagai salah satu cara paling populer untuk menjaga otot-otot daerah kewanitaan tetap kencang. Pastikan melakukannya dengan rutin dan benar. Boyle menyarankan wanita untuk mengkontraksikan otot dasar panggul selama lima detik, rileks, dan ulangi 100 kali, tiga kali sehari.

3. Duduk di gym-ball

Untuk melatih otot vagina, cobalah untuk duduk selama 15 menit sehari di atas gym-ball. Latihan ini akan memaksa otot-otot dasar panggul berkontraksi, tanpa melakukan satu tekanan puni. Rasanya seperti tidak terjadi apa-apa, tetapi ini adalah cara yang sangat efisien untuk menjaga dasar panggul tetap kencang.

4. Pasutri agar aktif secara seksual

Boyle menyebut jika seseorang tidak mendapatkan stimulasi dan peningkatan aliran darah ke area kewanitaan, jaringan dan otot bisa berubah. Aliran darah sangat penting untuk pelumasan yang secara alami mulai hilang seiring bertambahnya usia. Maka salah satu cara untuk meningkatkan aliran darah di bagian kewanitaan adalah dengan tetap aktif secara seksual bagi pasutri.

5. Pilih produk sabun kewanitaan yang tepat

Membersihkan vagina dengan sabun khusus dapat menjaga kebersihannya. Namun sabun yang keras dapat membuat vagina kering dan teriritasi. Jaringan labia sangat sensitif, sehingga harus berhati-hati ketika memilih produk sabun kewanitaan.



Simak Video "Jika Kita Jadi Korban Fetisisme"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)