Selasa, 14 Sep 2021 19:23 WIB

Menelan Sperma Saat Bercinta, Bahaya Nggak Sih? Ini Kata Pakar

Syifa Aulia - detikHealth
ilustrasi sperma Ilustrasi sperma. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Saat berhubungan seksual, sperma bisa saja tertelan baik itu tanpa sengaja atau disengaja. Terkadang, orang dibayangi rasa penasaran terhadap rasa sperma. Hal itu membuat seseorang sengaja menelan sperma.

Dikutip dari Men's Health, Nelson Bennett, MD, ahli urologi di Northwestern Memorial, mengatakan bahwa sekitar 80 persen dari sperma adalah air. Sperma juga mengandung protein, asam amino, fruktosa, glukosa, seng, kalsium, vitamin C, dan nutrisi lain.

Ketika seseorang menelan sperma, itu akan berbahaya bagi kesehatan. dr Evan Goldstein, DO, ahli proktologi spesialis kesehatan seksual pria di Bespoke Surgical, menyebut bahwa menelan sperma berisiko terkena penyakit infeksi menular seksual (IMS).

"IMS seperti klamidia, gonore, HPV serta HIV, meskipun risikonya lebih rendah daripada seks penetratif," katanya.


"Gejala HSS bisa bervariasi, biasanya muncul kemerahan, pembengkakan, dan gatal-gatal di area alat kelamin. Gejala itu bisa muncul setelah satu jam terkena sperma," jelas dr Justin Lehmiller, Ph.D., peneliti di Kinsey Institute.Sebuah penelitian mengatakan, menggunakan obat kumur setelah menelan sperma tidak dapat mengurangi risiko terkena IMS. Selain itu, aktivitas tersebut juga dapat memicu alergi sperma yang disebut Hypersensitivity to Human Semen (HSS) bagi yang memilikinya.

Ia juga mengatakan, perempuan yang terkena HSS dapat mengalami gejala yang lebih parah. Sebagian perempuan akan mengalami reaksi anafilaksis yang dapat menyebabkan kematian.

Lebih lanjut, Lehmiller menjelaskan bahwa menelan sperma tidak akan berdampak negatif bagi kesehatan, jika laki-lakinya tidak memiliki penyakit IMS dan perempuannya tidak alergi sperma.



Simak Video "FWB dan Bahaya Infeksi Menular Seks"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)