Jumat, 17 Sep 2021 20:20 WIB

Seks Anal Dianggap Bisa Cegah Hamil, Ini Faktanya Menurut Seksolog

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Kata seksolog soal variasi seks menyimpang (Foto: Getty Images/iStockphoto/Soifer)
Jakarta -

Seks anal termasuk variasi bercinta tak biasa yang ingin dicoba beberapa pasangan. Namun variasi bercinta ini punya banyak risiko kesehatan mulai dari infeksi kelamin hingga HIV.

Seksolog dr Wimpie Pangkahila menanggapi soal pasangan yang melalukan seks anal untuk mencegah kehamilan. Menurutnya aktivitas tersebut amat berisiko bagi kedua belah pihak.

"Kalau alasannya takut hamil, kasarnya terlalu 'polos'. Kalau memang takut hamil, anal seks itu salah sekali," katanya saat berbincang dengan e-Life detikcom, Jumat (17/9/2021).

"Kalau takut hamil ya pakai kontrasepsi atau memilih hubungan seks saat tidak subur. Bisa tetap vaginal dan gunakan kontrasepsi itu kan bisa diatur sebetulnya," sambungnya.

Seks anal berisiko menyebabkan luka akibat gesekan dan beragam penyakit infeksi lainnya. Area yang paling terdampak seks anal adalah anus dan rektum.

Masuknya benda asing dengan paksaan akan menyebabkan anus menjadi luka. Jika terjadi, risiko gonorea sampai kanker anus bisa terjadi.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)