Selasa, 21 Sep 2021 20:00 WIB

Cerita Para Pria dengan Penis Bionik, Bisa Diatur Ereksinya

Firdaus Anwar - detikHealth
Diet, fitness and health concept presented by yellow banana wrapped in measure tape isolated on yellow paper background Ilustrasi penis. (Foto: iStock)
Jakarta -

Mohammed Abad dari Skotlandia dan Andrew Wardle dari Inggris adalah dua pria di dunia yang diketahui memiliki penis bionik. Penis ini didapat lewat prosedur medis akibat masalah organ intim yang mereka hadapi.

Pada kasus Abad, ia menjalani operasi pada penis tahun 2012 lalu karena insiden kecelakaan. Abad ditabrak mobil yang membuat penis dan testisnya cedera parah.

Abad menjalani beberapa kali operasi sampai akhirnya bisa mendapat penis bionik yang berfungsi. Tim dokter menggunakan kulit dari lengan Abad sendiri untuk membentuk rupa penis yang alami.

"Dokter mengambil kulit dari tubuh, antara kaki atau lengan, untuk membentuk penis. Kemudian mereka pada dasarnya menanam implan yang membuat Anda bisa bercinta, memiliki ereksi," kata Abad seperti dikutip dari Daily Star, Selasa (21/9/2021).

Di bagian perut Abad ditanam dua kantong berisi cairan saline. Di bagian testis terdapat saklar on/off dan pompa yang akan mendorong cairan saline dari kantong ke penis, memicu ereksi.

"Saat tombol ditekan nanti penis akan bergetar... sangat luar biasa," ungkap pasangan Abad, Charlotte Rose.

Sementara pada kasus Andrew, ia sejak lahir memang memiliki kecacatan yang membuat penisnya tidak berkembang sempurna. Dokter menggunakan kulit dan saraf dari lengan Andrew untuk membuat penis bionik yang terpasang dalam operasi selama 10 jam.

Cara kerja penis milik Andrew kurang lebih sama dengan penis Abad. Terdapat implan, kantong cairan, tombol, dan pompa yang dapat membuat penis bisa ereksi.

Andrew mengaku sempat gugup saat akan pertama kali bercinta dengan pasangannya.

"Saya harus mengetes fungsinya setiap pagi dan malam hari. Saya membiarkannya dalam kondisi ereksi selama sekitar 20 menit," ungkap Andrew beberapa waktu lalu.



Simak Video "Vaginismus Bisa Jadi Pemicu 'Pasangan Gancet'"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/naf)