Senin, 29 Nov 2021 21:00 WIB

7 Penyebab Libido Tinggi, Perubahan Hormon hingga 'Efek Samping' Olahraga

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Ilustrasi libido tinggi (Foto: iStock)
Jakarta -

Memiliki hasrat seks atau libido tinggi kerap kali dianggap sebagai hal yang memalukan. Padahal, selama tidak mengganggu fungsi tubuh sehari-hari, libido tinggi tidak mengkhawatirkan.

Akan tetapi, yang mengkhawatirkan ketika libido tinggi tiba-tiba muncul. Biasanya, orgasme satu kali tidaklah cukup dan ingin lagi. Kira-kira ada apa, ya?

Dikutip dari Insider.com, Senin (29/11/2021), berikut beberapa hal yang menyebabkan libido tinggi:

1. Perubahan Hormon

Libido dipengaruhi hormon seks yakni estrogen, progesteron, dan testosteron. Kadar ketiga hormon tersebut terus berubah dan bervariasi sepanjang hidup, bahkan bisa terjadi dalam satu hari.

Bagi kaum Hawa, kadar estrogen bisa meningkat sebelum dan selama masa ovulasi atau pelepasan sel telur dari ovarium sehingga libido menjadi tinggi.

Sementara, kadar testosteron tinggi, berhubungan langsung dengan libido yang juga tinggi. Kadar testosteron tinggi umum ditemukan pada pria muda dan atlet yang menggunakan steroid.

2. Pubertas atau Penuaan

Pria yang berusia muda bisa memiliki libido lebih tinggi daripada yang berusia tua. Remaja laki-laki dapat mengalami peningkatan produksi testosteron 10 kali lipat. Ini menjelaskan peningkatan gairah atau minat sekas pada masa pubertas.

Sebaliknya, wanita paruh baya malah memiliki dorongan seks lebih tinggi daripada wanita muda.

Studi pada tahun 2010 menemukkan, usia 27-45 tahun, cenderung memikirkan aktivitas seksual, sering berfantasi seksual, kehidupan seks lebih aktif dan fantasi seksual lebih intens daripada mereka yang berusia 18 hingga 26 tahun.

3. Rajin Berolahraga

Kesadaran memiliki tubuh sehat mendorong sebagian orang untuk lebih sering berolahraga. Sebagai 'efek sampingnya', libido bisa meningkat.

Studi mini yang dilakukan pada 2018, menunjukkan relasi positif antara kebugaran fisik dan dorongan seks lebih tinggi. Kemudian pada wanita, peneliti menemukan gairah seks dipengaruhi oleh kekuatan jantung (kardiovaskular).

"Berolahraga dapat membuat kita merasa terkoneksi dengan tubuh dan dapat meningkatkan kepercayaan diri. Saat kita merasa percaya diri, kita cenderung akan ingin melakukan hubungan seks dengan pasangan kita," jelas Kamil Lewis, terapis seks dan hubungan.

4. Hubungan yang Sehat

Bagi sebagian orang, libido tinggi bisa terjadi karena berkaitan langsung dengan hubungan percintaan yang sehat. Hubungan yang berdampak positif dalam hidup, akan mendorong seks yang lebih sehat.

"Jika berhubungan seks menjadi pengalaman yang menyenangkan, akan membuat Anda menginginkannya lagi. Jika pengalamannya buruk, orang akan enggan berhubungan seks," terang Tamika K. Cross, dokter kandungan di Serenity Women's Health & Med Spa, Texas.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]