Sabtu, 18 Des 2021 19:01 WIB

Wajib Tahu! Ternyata Ini Rata-Rata Kedalaman Miss V saat 'Ereksi'

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Tak seperti panjang ukuran penis, kedalaman vagina justru banyak tidak diketahui orang. Tak jarang sebagian orang berpikir mungkin saja tidak ada ukuran maksimal dari kedalaman vagina.

Vagina merupakan saluran otot tertutup yang membentang dari vulva ke leher rahim. Ini juga memiliki warna, ukuran, dan bentuk yang bervariasi, seperti berbentuk bulat hingga yang besar seperti silindris.

Tapi, tahukah kamu sebenarnya berapa rata-rata kedalaman dari vagina?

Berdasarkan penelitian dalam British Journal of Obstetrics & Gynaecology, rata-rata ukuran kedalaman vagina adalah 3,77 inci atau sekitar 9,6 cm. Sementara ukuran rata-rata penis saat ereksi, panjangnya mencapai 5,2 inci dengan ukuran lingkar 4,6 inci.

Seperti penis pada pria, ukuran vagina saat ereksi juga bisa berubah. Saat merasa terangsang, vagina bisa melebar antara 4,25 hingga 4,75 inci.

Apa yang terjadi pada vagina saat wanita bergairah?

Menurut Go Ask Alice di Columbia University, gairah seksual menyebabkan serviks dan rahim naik saat dua pertiga bagian atas vagina memanjang.

Hal ini disebabkan karena dinding vagina cukup elastis dan memiliki rugae atau benjolan yang bisa membesar saat berhubungan seks maupun melahirkan. Artinya, dinding vagina bisa runtuh atau mengembang kapan saja saat dibutuhkan.

Vagina bisa meregang dengan sangat mudah saat berhubungan seksual atau melahirkan. Karena fleksibilitas inilah yang membuat vagina tidak tetap pada satu ukuran dan bisa berubah sesuai kebutuhan.

Vagina juga akan mengalami perubahan saat menopause. Di saat itu, akan terjadi fluktuasi hormonal di mana hormon estrogen berubah dan bisa mempengaruhi vulva serta vagina.

Perubahan pada vagina juga terjadi saat adanya atrofi vulvovaginal, yaitu kurangnya estrogen yang membuat jaringan vulva serta lapisan vagina menjadi lebih kering, kurang elastis, dan lebih tipis. Adapun kondisi lainnya yaitu vaginitis atrofi yang menyebabkan keputihan dan kemerahan.



Simak Video "Kembali Bak Perawan dalam 30 Menit!"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)