Rabu, 22 Des 2021 12:50 WIB

4 Ciri-ciri Fisik Tidak Perawan, Mitos atau Fakta?

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background Foto ilustrasi: iStock
Jakarta -

Meskipun zaman sudah berputar, masih banyak masyarakat yang menganggap keperawanan wanita sebelum menikah adalah hal penting. Bahkan, calon anggota kepolisian, atlet, dan angkatan bersenjata, masih ada uji tes keperawanan seorang wanita.

Lalu, benarkah ciri-ciri fisik tidak perawan seorang wanita bisa dilihat banyak orang? Sebelum masuk ke pembahasan tersebut, sebaiknya kenali dulu apa yang dimaksud dengan perawan.

Apa Itu Keperawanan pada Seorang Wanita?

Keperawanan adalah sebuah konsep yang dibuat oleh masyarakat dan norma sosial, bukan kondisi medis. Untuk itu, makna keperawanan sendiri tentu berbeda-beda bagi setiap orang. Secara khusus, tidak ditemukan arti yang menggambarkan apa itu keperawanan.

Akan tetapi, secara umum keperawanan adalah seorang wanita yang belum pernah berhubungan seksual. Dikutip dari Planned Parenthood, keperawanan adalah tanda wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual.

Arti hubungan seksual sendiri bisa bermacam-macam. Ada yang menganggap hubungan seksual terjadi jika penis penetrasi pada vagina. Namun, ada juga yang percaya bahwa hubungan seksual berhubungan dengan aktivitas seperti fingering, masturbasi, atau memasukkan alat (sex toys) ke dalam vagina.

Oleh karena itu, tidak ada pengertian jelas tentang keperawanan dan sangat bersifat ambigu. Tidak ada seseorang yang bisa menguji keperawanan wanita, kecuali seorang wanita itu sendiri.

Ciri-ciri Fisik tidak Perawan yang Ternyata Mitos

Saking diagungkannya, banyak orang yang sering kali menebak-nebak mana wanita yang masih perawan dan tidak dengan melihat kondisi fisiknya. Berikut sederet mitos keperawanan seorang wanita yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Jalan mengangkang tanda tidak perawan

Seorang wanita yang berjalan mengangkang dianggap sebagai ciri-ciri fisik tidak perawan. Bagaimana bisa cara jalan seorang wanita menandakan keperawanannya? Hal ini sama sekali tidak ada kaitannya.

Cara berjalan seseorang umumnya dipengaruhi pertumbuhan dan perkembangan fisik seperti lebar tulang panggul dan lemak di sekitar paha.

2. Ukuran payudara yang tiba-tiba membesar

Ciri-ciri fisik tidak perawan berikutnya adalah payudara yang membesar. Masih banyak orang yang masih menganggap payudara wanita yang membesar secara tiba-tiba adalah tanda ketidakperawanan.

Padahal payudara seorang wanita yang membesar bisa terjadi ketika sedang dalam masa pertumbuhan atau terkena rangsangan.

3. Urine lebih jernih

Warna urine yang terlihat lebih jernih juga dianggap sebagai ciri-ciri tidak keperawanan seorang wanita. Warna urine yang terlihat jernih terjadi akibat banyaknya asupan air yang diterima oleh tubuh.

Sementara jika warnanya keruh berarti seseorang itu kekurangan asupan air atau memiliki penyakit tertentu seperti infeksi kandung kemih.

4. Tidak berdarah saat pertama kali berhubungan intim

Ciri-ciri fisik tidak perawan yang satu ini menjadi hal utama yang masih dipercayakan oleh masyarakat. Menurut mereka, keperawanan seorang wanita hanya dilihat dari selaput dara. Tidak berdarah saat berhubungan intim tandanya tidak perawan.

Kenyataannya selaput darah robek tidak selalu menyebabkan pendarahan dan terkadang perdarahan yang terjadi bisa tergolong ringan sehingga tidak disadari.

Pasalnya banyak sekali yang menyebabkan selaput dara robek. Dikutip dari Young Womens Health, semua wanita dilahirkan dengan selaput darah dan beberapa diantaranya memiliki selaput darah yang lebih tebal.

Faktor yang menyebabkan selaput darah robek atau pecah adalah cedera dan olahraga tertentu, seperti terjatuh pada benda keras atau tajam, kecelakaan ski air atau seluncur air, dan lainnya.

Itulah 4 ciri-ciri fisik tidak perawan pada seorang wanita yang kerap dipercaya oleh masyarakat padahal cuma mitos.



Simak Video "Kursi Ajaib!"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)