ADVERTISEMENT

Rabu, 22 Des 2021 21:30 WIB

6 Perubahan Miss V Seiring Bertambahnya Usia

Atilah Tia Abelta      - detikHealth
Young beautiful woman in roses garden Foto: Getty Images/iStockphoto/Elitsa Deykova
Jakarta -

Ketika usia seorang wanita bertambah, maka terjadi pula perubahan pada vaginanya. Perubahan ini dimulai saat seorang wanita telah memasuki masa pubertas. Namun, kebanyakan wanita tak menyadari perubahan tersebut.

Perubahan pada vagina tidak hanya terjadi saat memasuki masa pubertas dan setelah melahirkan saja, melainkan seiring bertambahnya usia hingga memasuki masa monopause, perubahan vagina terus terjadi.

Perubahan pada vagina tidak perlu dikhawatirkan, sebab perubahan ini sangat normal dan wajar terjadi. Untuk mengetahui apa saja perubahan yang terjadi pada vagina seiring bertambahnya usia, berikut rangkumannya dari berbagai sumber.

1. Vagina menjadi kering

Hormon estrogen membuat jaringan vagina sehat dan lembab. Namun, Ketika kadar estrogen turun saat memasuki waktu menopause, jaringan sensitif tersebut akan menjadi kering.

Kekeringan adalah salah satu gejala menopause. Hal itu juga bisa membuat seks tidak nyaman atau bahkan menyakitkan. Untuk itu, gunakan pelumas berbahan dasar air untuk mengurangi gesekan yang parah.

2. Rambut kemaluan menipis

Rambut kepala bahkan rambut kemaluan akan melewati siklus alami, di mana ia tumbuh untuk jangka waktu tertentu dan kemudian rontok. Seiring bertambahnya usia, siklus pertumbuhannya semakin pendek. Pada saat yang sama, penurunan estrogen membuat testosteron menjadi hormon dominan pada tubuh wanita. Testosteron memicu kerontokan rambut kepala dan kemaluan.

3. Vagina lebih gelap dan tipis

Saat wanita beranjak dewasa, vagina akan menjadi lebih gelap dan tipis. Bagian labia mayora (bibir) luar vagina akan menipis karena lemak berlebih pada area tersebut akan berkurang.

Perubahan hormon juga mengakibatkan warna pada vagina berubah. Vagina yang awalnya berwarna merah muda dapat berubah menjadi gelap terutama pada bagian klitoris dan bibir dalam vagina.

4. Lubang vagina mengecil

Hormon estrogen yang menurun dapat mengakibatkan perubahan dramatis pada penampilan dan fungsi vagina. Lubang vagina bisa mengecil, dan panjang vagina bisa menyusut. Ini juga bisa menyebabkan perempuan rentan mengalami iritasi.

Iritasi itu terjadi karena dinding vagina menjadi terlalu tipis, kehilangan elastisitas, dan kelembapannya. Selain itu, perubahan ini membuat perempuan sering mengalami rasa terbakar dan gatal.

5. Vagina kurang 'menggigit'

Organ reproduksi wanita memiliki jaringan dan otot. Seiring bertambah usia, kekuatan otot-otot tersebut akan melemah. Sehingga saat sedang berhubungan seks dan melakukan penetrasi, vagina akan terasa kurang 'menjepit' atau 'menggigit'.

6. Periode menstruasi semakin pendek

Ketika wanita bertambah usia, maka jumlah cadangan sel telurnya pun berkurang. Namun, wanita masih mengalami menstruasi. Hanya saja periode menstruasi menjadi semakin pendek karena memasuki masa menopause.





Simak Video "Dokter Boyke Angkat Bicara Soal Heboh Istilah 'Husband Stitch'"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Eureka
×
Bumi di Akhir Zaman
Bumi di Akhir Zaman Selengkapnya