Minggu, 27 Feb 2022 21:11 WIB

FDA Setujui Kondom Khusus untuk Seks Anal, Bedanya Apa Sih?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Intimate moment of two lovers in shower, sexual desire and passion, relationship. ilustrasi seks Kondom khusus untuk seks anal, apa bedanya? (Foto: Getty Images/iStockphoto/Motortion)
Jakarta -

Untuk pertama kalinya, The US Food and Drug Administration (FDA) memberikan otorisasi atau persetujuan bagi produk kondom khusus untuk seks anal. Memangnya, apa bedanya?

Dalam siaran persnya, FDA menyebut kondom ini adalah kondom lateks seperti biasa. Produk yang sama sebenarnya sudah tersedia sebelumnya untuk digunakan per-vagina. Dengan kata lain, secara teknis tidak ada yang berbeda.

"Sebelum otorisasi, FDA tidak pernah menyetujui secara spesifik kondom untuk anal intercourse," tulis FDA dikutip dari situs resminya.

Fungsinya juga kurang lebih sama, yakni mencegah penularan infeksi secara seksual. Seks anal disebut secara signifikan lebih berisiko dibanding seks per-vagina.

"Otorisasi FDA untuk kondom yang secara spesifik diindikasikan, dievaluasi, dan dilabeli untuk seks anal bisa meningkatkan penggunaan kondom saat seks anal," kata FDA.

Hasil evaluasi menunjukkan, tingkat kegagalan penggunaan kondom mencapai 0,68 persen saat berhubungan seks anal dan 1,89 persen pada seks vaginal. Kegagalan yang dimaksud mencakup lepas, sobek, atau keduanya, yang terjadi saat berhubungan seks.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/naf)