Selasa, 22 Mar 2022 16:00 WIB

Alasan Kenapa 'Keluar di Luar' Saat Bercinta Tak Efektif Cegah Kehamilan

Firdaus Anwar - detikHealth
ilustrasi sperma Foto: iStock
Jakarta -

Sebagian pasangan mungkin pernah memikirkan strategi ejakulasi di luar vagina sebagai cara yang mudah untuk mencegah kehamilan. Dasar pikiran di balik itu adalah agar sperma dari awal tidak masuk ke dalam rahim.

Menanggapi kepercayaan tersebut, ahli kandungan menjelaskan strategi 'pull out' atau 'keluar di luar' sebenarnya bukan kontrasepsi yang efektif. Kehamilan masih bisa terjadi karena berbagai hal.

Alasan pertama adanya kemungkinan pria mengeluarkan cairan pre-ejakulasi yang mengandung sperma saat melakukan penetrasi. American Pregnancy Association menyebut cairan pre-ejakulasi tersebut, meski jumlahnya sedikit, sangat mungkin bisa membuahi sel telur.

dr Anggi Pratiwi, SpOG, dari Morula IVF Ciputat juga menjelaskan bila kemudian air mani memang dikeluarkan di luar, sperma bisa saja masuk ke vagina lewat jalan lendir.

"Apabila sudah dikeluarkan di luar namun masih dekat area kemaluan perempuan (dekat labia) dan kontak dengan lendir vagina, maka sperma tetap dapat tersalurkan ke dalam vagina kemudian ke dalam rahim dan bisa terjadi kehamilan apabila ada sel telur," kata dr Anggi pada detikcom.



Simak Video "IBI: Pil KB Gunanya untuk melindungi Semua Perempuan"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)