Selasa, 19 Apr 2022 03:34 WIB

Lupa Mandi Wajib Karena Tertidur, Apakah Puasanya Bisa Dilanjutkan?

Dzihni Ismah Hanifah - detikHealth
back view of attractive african american woman with sponge taking shower Foto ilustrasi: iStock
Jakarta -

Bagi pasangan yang sudah menikah, hubungan seksual merupakan bagian dari kehidupan rumah tangga yang lumrah dilakukan. Aktivitas ini tak dapat dipisahkan dari kegiatan sehari-hari termasuk saat bulan Ramadan.

Islam pun tak melarang suami istri berhubungan badan saat bulan Ramadan selama hal itu dilakukan di antara waktu malam hari hingga fajar.

Hal ini tercermin dalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 187 yang berbunyi:

"Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu."

Namun, jangan sampai melupakan kewajiban untuk mandi junub. Umat muslim mengenal adanya mandi junub atau mandi besar yang dilakukan seusai berhubungan badan untuk menyucikan kembali tubuh.

Lalu, bagaimana jika kita kesiangan menunaikan mandi junub? Misalnya baru melaksanakan mandi saat pagi atau siang hari karena ketiduran?

Dikutip dari laman resmi Nahdlatul Ulama, puasa seseorang tetap sah meski mandi junub dilakukan sehabis fajar terbit. Mandi junub kesiangan dikatakan tidak membatalkan puasa.

Hal ini merujuk pada Hadits Riwayat Bukhari dan Hadits Riwayat Muslim terkait pengalaman Rasulullah SAW yang masih dalam kondisi junub saat pagi hari puasa sebagaimana keterangan istrinya.

"Dari Aisyah RA dan Ummu Salamah RA, Nabi Muhammad SAW pernah pagi hari dalam kondisi junub karena jimak, kemudian beliau mandi dan terus berpuasa," (HR Muttafaq Alaih).

Nahdlatul Ulama pun menulis bahwa orang dalam keadaan janabah yang tertidur hingga pagi hari sehingga lupa mandi junub tetap bisa melaksanakan ibadah puasa dan terbilang sah.

Seseorang hanya perlu menyegerakan mandi junub lalu berpuasa hingga matahari tenggelam. Hanya saja para ulama NU memang tetap menyarankan agar orang yang junub sebaiknya segera melakukan mandi wajib agar ia menjalani ibadah puasa seharian dalam keadaan suci dari hadats besar.



Simak Video "Kenali Lagi Khasiat Puasa untuk Kesehatan dari Kacamata Medis"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)