Senin, 16 Mei 2022 19:30 WIB

4 Hal Ini Bisa Bikin Miss V Terasa 'Cetek', Jadi Sakit Saat Bercinta

Firdaus Anwar - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background Foto: iStock
Jakarta -

Vagina adalah organ intim yang kedalamannya bisa bervariasi untuk tiap wanita. Ukuran kedalaman vagina menurut studi rata-rata sekitar 9,6 sentimeter (cm) dan dapat berubah tergantung apakah seorang wanita sedang terangsang, hamil, atau sudah menopause.

Pada dasarnya vagina adalah organ yang bisa menyesuaikan diri sehingga jarang kedalamannya menjadi masalah saat bercinta. Namun, kadang memang ada beberapa kondisi yang membuat vagina jadi terasa 'dangkal'.

Dikutip detikcom dari Healthline berikut kondisi yang mungkin bikin vagina terasa dangkal:

1. Vaginismus

Vaginismus adalah respons otomatis tubuh yang membuat otot-otot vagina mengejang saat ada objek asing. Dampaknya penetrasi jadi sulit dilakukan, tidak nyaman, dan nyeri bila dipaksakan.

Kondisi ini biasanya diobati melalui kombinasi latihan dasar panggul dan terapi seks. Dokter mungkin akan merekomendasikan penggunaan dilator vagina untuk membantu tubuh jadi lebih nyaman dengan penetrasi.

2. Rahim Terbalik

Rahim terbalik atau retroverted uterus sebetulnya bukan kondisi serius yang memengaruhi kedalaman vagina. Hanya saja karena bentuk rahim yang unik, penetrasi mungkin jadi lebih sulit dilakukan.

3. Vaginal Stenosis

Vaginal stenosis adalah kondisi terbentuknya jaringan parut di saluran vagina. Dampaknya bukaan vagina mungkin jadi lebih sempit dan dangkal sehingga penetrasi sulit dilakukan.

Jaringan parut dapat terbentuk akibat radiasi, kecelakaan, hingga bekas operasi.

4. Sindrom MRKH

Wanita yang lahir dengan sindrom Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser (MRKH) bisa memiliki organ intim yang berkembang tidak sempurna. Mungkin saja seorang wanita jadi tidak memiliki rahim akibat kondisi ini.

Tanda awal yang bisa diperhatikan adalah absennya menstruasi saat seorang wanita menginjak usia remaja.



Simak Video "Alasan Harus Berhenti Ikutan Fenomena FWB Menurut dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)