Keseringan Masturbasi Bisa Bikin Buta, Benarkah? Ini Faktanya

ADVERTISEMENT

Keseringan Masturbasi Bisa Bikin Buta, Benarkah? Ini Faktanya

Tasya Kania Azzahra Choerunisa - detikHealth
Jumat, 20 Mei 2022 19:33 WIB
Banana as a symbol of male penis in hand on a yellow background hidden by censorship. Sexual masturbation and orgasm, impotence problem. Self-pleasure concept.
Keseringan masturbasi bikin buta? (Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Zastrozhnov)
Jakarta -

Ada banyak mitos terkait masturbasi yang beredar, salah satunya menyebut bisa bikin buta. Apakah benar masturbasi secara rutin bisa menyebabkan kehilangan penglihatan?

Dikutip dari Psych Central, kehilangan penglihatan atau menjadi buta bukanlah efek samping dari keseringan masturbasi.

"Mitos malang tentang masturbasi menyebabkan kebutaan, jerawat, atau bahaya kesehatan lainnya sangat tidak benar," kata terapis seks dan ahli kesehatan seksual Jenni Skyler kepada Psych Central.

Ia juga menyebutkan bahwa mitos ini datang dari masyarakat dan sengaja dibuat.

"Mitos lama yang dibuat untuk mengendalikan massa dengan ketakutan bahwa gairah seksual dapat menyebabkan perilaku di luar kendali dan runtuhnya masyarakat," tambahnya.

Meski demikian, disebutkan pada tahun 2014 ada kasus ekstrem yaitu masturbasi menyebabkan kerusakan mata pada seseorang. Namun, Skyler menjelaskan hal ini juga bisa terjadi ketika melakukan aktivitas berat.

"Aktivitas dalam bentuk apapun termasuk masturbasi dapat meningkatkan aliran darah dan detak jantung. Sehingga, bisa memecah pembuluh darah (termasuk di mata)," jelas Skyler.

Namun, cedera mata akibat masturbasi sangat jarang terjadi dan membutuhkan tenaga yang berlebihan sampai akhirnya pembuluh darah pecah. Jadi, melakukan masturbasi dengan kekuatan yang sedang dan biasa saja tidak akan menyebabkan pembuluh darah pecah atau kebutaan.



Simak Video "Ada Hukumnya, Peselingkuh Bisa Dilaporkan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT