Selasa, 24 Mei 2022 21:33 WIB

6 Nutrisi yang Dapat Tingkatkan Performa Pria Saat Bercinta

Rosiana Muliandari - detikHealth
ilustrasi ereksi Foto: iStock
Jakarta -

Kualitas bercinta yang baik menjadi suatu hal yang sangat dicari oleh para pasangan suami istri (pasutri). Dengan kualitas yang baik, bercinta dapat membawa banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental pasutri, bahkan dapat juga berdampak baik bagi hubungan pasutri.

Demi mencapai itu, libido atau gairah seks menjadi salah satu kunci demi mendapatkan performa yang baik saat diranjang. Terdapat berbagai faktor yang berkontribusi pada libido pria.

Dikutip dari Health Central, berikut 6 nutrisi yang dapat membantu performa pria saat bercinta.

Protein

Nutrisi ini menjadi kunci yang dibutuhkan untuk memproduksi testosteron pada pria. Para peneliti dari University of Massachusetts Medical School menemukan bahwa banyak pria vegetarian yang mengonsumsi makanan rendah protein.

Hal itu memunculkan beberapa masalah seksual. Diet rendah protein ditemukan dapat meningkatkan globulin, sebuah, pengikat hormon seks pada pria yang lebih tua. Hormon tersebut menempel pada testosteron, membuatnya tidak tersedia untuk digunakan oleh tubuh.

Zinc

Kekurangan zinc terkait dengan hipogonadisme pada pria, suatu kondisi kelenjar seks menghasilkan sedikit atau tidak ada hormon. Para peneliti menemukan bahwa zink juga memiliki peran penting dalam membantu mengatur kadar testosteron.

Suplementasi zink dikaitkan dengan peningkatan dramatis testosteron pada pria muda yang kekurangan seng dan peningkatan "signifikan" pada pria lanjut usia dengan kekurangan seng sedang.

Makanan dengan kadar zinc yang tinggi adalah tiram, daging merah, unggas, kacang-kacangan, kepiting, lobster, biji-bijian, sereal untuk sarapan, dan produk susu.

Serat

Mirip dengan protein, mengonsumsi serat dalam jumlah yang cukup dapat mengurangi jumlah globulin yang mengikat testosteron, meninggalkan lebih banyak hormon seks untuk digunakan tubuh untuk bercinta.

Tidak hanya itu, serat juga dapat membantu mengontrol berat badan. Hal itu membawa keuntungan karena lingkar pinggang yang melebar dapat menghambat performa di ranjang.

Vitamin C

Menurut penelitian dari Dubai Specialized Medical Center and Research Labs, suplemen vitamin C ditemukan dapat meningkatkan kualitas air mani. Di antara pria tidak subur, jumlah sperma meningkat secara signifikan setelah mengonsumsi vitamin C selama dua bulan.

Meskipun penelitian ini menggunakan suplemen vitamin C, vitamin tersebut dapat ditemukan dalam buah jeruk, beri, semangka, paprika hijau dan merah, tomat, kentang, dan bayam.

Magnesium

Sebuah penelitian dari University of Parma menunjukkan bahwa asupan magnesium mempengaruhi jumlah total aktivitas testosteron dalam tubuh, terutama di kalangan pria yang lebih tua.

Studi ini menemukan bahwa, selain berhubungan positif dengan testosteron dalam tubuh, magnesium dapat membantu menunda proses penuaan, dapat membantu pria tetap awet muda dalam hal performa seksual.

L-arginine

Asam amino ini dapat membantu kesehatan jantung, nyeri dada, tekanan darah tinggi, dan sakit kepala migrain. L-arginine juga dapat digunakan sebagai pengobatan alami untuk disfungsi ereksi dan infertilitas pria.

Hal itu karena, di dalam tubuh, l-arginine diubah menjadi oksida nitrat, yang membuka pembuluh darah untuk meningkatkan aliran darah. Asam amino ini dapat ditemukan dalam produk susu, daging merah, unggas, dan ikan.



Simak Video "Karantina Akibat Corona Pengaruhi Gairah Seks, Bagaimana Mengatasinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)