Selasa, 24 Mei 2022 19:35 WIB

Stop Percayai 7 Mitos Tentang Lemah Syahwat Ini

Rosiana Muliandari - detikHealth
Banana peeled Foto: iStock
Jakarta -

Lemah syahwat, yang sering dikenal juga sebagai impotensi atau disfungsi ereksi, merupakan sebuah kondisi saat pria kesulitan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi ketika sedang atau akan bercinta.

Telah bertebaran banyak informasi tentang lemah syahwat di internet. Sayanya, masih terdapat beberapa informasi yang keliru. Bahkan ada juga kepercayaan dengan pil 'ajaib' yang sebenarnya tidak berguna atau bahkan membahayakan kesehatan penis.

Dikutip dari laman Men's Health, berikut 7 mitos mengenai lemah syahwat yang para pria perlu berhenti percayai.

Tidak Dapat Ereksi Jika Lemah Syahwat

Daniel Williams, MD, seorang profesor di departemen urologi di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Universitas Wisconsin, menjelaskan bahwa definisi lemah syahwat tidak sama untuk setiap pria.

Memang ada pria yang kesulitan ereksi, tapi ada juga yang kesulitan mempertahankan ereksi yang bertahan cukup lama untuk berhubungan seks.

Seorang pria juga mungkin saja mengalami ereksi, namun tidak cukup keras untuk memungkinkannya melakukan penetrasi saat berhubungan seks.

Lemah Syahwat Hanya Dialami Pria Tua

Prevalensi kondisi ini memang meningkat saat seorang pria bertambah usia. Meski begitu, sebuah studi dari American Journal of Medicine, menunjukkan bahwa ada sekitar 15 persen pria di usia 20 hingga 39 yang beberapa kesulitan untuk mempertahankan ereksi saat bercinta.

Tidak hanya itu, 12 persen pria berusia 40 hingga 59 juga mengatakan bahwa mereka terkadang tidak dapat mempertahankan ereksi dan 2 persen sama sekali tidak bisa ereksi.

Sekali Kesulitan Bercinta Berarti Lemah Syahwat

Hal ini tidak benar karena sesekali kesulitan bercinta bukanlah lemah syahwat. Banyak faktor lain yang bisa menyebabkan hal itu, seperti terlalu banyak meminum alkohol atau kelelahan.

Lemah Syahwat Hanya Masalah Penis

Faktanya, kesulitan untuk ereksi dapat menjadi sebuah pertanda mengenai masalah medis lainnya. Contohnya adalah seperti tekanan darah dan kolesterol tinggi yang dapat merusak pembuluh darah, menghambat aliran darah ke penis dan membuat kesulitan ereksi.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Balon Udara dari Korsel Terbang ke Korut, Bawa Masker dan Vitamin"
[Gambas:Video 20detik]