Sabtu, 28 Mei 2022 21:34 WIB

Seberapa Sering Normalnya Pasutri Bercinta? Begini Menurut Studi

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Close up of female feet in under the sheets. Foto: Getty Images/iStockphoto/santypan
Jakarta -

Saat pasturi telah menikah jangka panjang, wajar jika terlihat adanya perubahan pada seberapa sering berhubungan seks.

Ian Kerner, PhD, seorang terapis seks dan penulis So Tell Me About the Last Time You Had Sex, berkata bahwa para pasutri baru sering kali memiliki periode frekuensi seksual yang tinggi karena kegembiraan awal hubungan baru

Namun, seiring waktu, faktor kebaruan tersebut akan secara alami menghilang, dan frekuensi seksual dapat turun. Hal ini mungkin disebabkan karena libido menurun atau salah satu pasangan tidak memiliki gairah yang sama.

Perubahan ini tidak jarang membuat para pasutri bertanya-tanya, sebenarnya, seberapa sering pasutri bercinta?

Seperti dikutip dari laman Men's Health, sebuah studi dari tahun 2017 oleh Archives of Sexual Behavior menunjukkan bahwa rata-rata frekuensi pasutri di Amerika bercinta adalah 56 kali setahun atau sekitar seminggu sekali.

Jika frekuensi seksual pasutri tidak sesuai dengan angka yang tersebut, tidak perlu khawatir asalkan kedua pasangan tetap merasa puas ketika bercinta.

Meski begitu, jika merasa tidak senang dengan perubahan dalam frekuensi bercinta, mungkin sudah waktunya untuk mengambil tindakan seperti dengan berjuang untuk membuat kesempatan untuk bercinta di tengah kesibukan sehari-hari.

Tidak hanya itu, tidak begitu ada jumlah frekuensi yang 'tepat' bagi pasutri untuk bercinta, asalkan kedua pasangan tetap bahagia dan puas dengan kehidupan seks mereka.

Jika ingin tetap melakukannya lebih banyak tapi, Kerner menyarankan untuk mencoba berhubungan seks seminggu sekali.

Kerner menambahkan bahwa para pasutri harus fokus pada apa yang membuat kedua pasangan tetap bahagia. Hal ini karena jika terlalu memikirkan frekuensi, pasutri dapat melupakan kualitas bercinta, suatu aspek yang lebih penting dari kehidupan seks pasutri.

Langkah pertama untuk mencapai kehidupan seks yang saling memuaskan adalah dengan membicarakan keinginan dengan pasangan.

Komunikasi yang baik menjadi kunci yang penting dalam saling memahami mengenai apa yang mungkin hilang dalam hubungan pasutri; mengenai frekuensi bercinta atau bahkan jika ingin bereksperimen di ranjang.

Penting untuk diingat bahwa sering bercinta bukanlah satu-satunya indikator kepuasan dalam pernikahan atau hubungan jangka panjang. Suatu hubungan bisa menjadi seksual dan memuaskan melalui godaan atau isyarat romantis, bukan hanya seks dengan penetrasi.

Jadi, asalkan hubungan para pasutri tetap merasa bahagia dalam hubungan pernikahan mereka, tidak perlu stres mengenai frekuensi bercinta, apakah setiap hari atau sekali sebulan.



Simak Video "WHO Soroti Hal Ini Terkait Ancaman Cacar Monyet yang Kian Serius"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)