Minggu, 05 Jun 2022 21:37 WIB

Awas Terkecoh! 5 Mitos Miss V Ini Masih Banyak Dipercaya

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background Mitos Miss V (Foto: iStock)
Jakarta -

Akses informasi di jaman sekarang sangat mudah untuk didapatkan, termasuk informasi yang berkaitan dengan pendidikan seks. Meskipun demikian, pendidikan seks masih dianggap tabu oleh beberapa orang, dan tidak dibicarakan secara terbuka baik bersama teman ataupun keluarga.

Minimnya informasi tentang pendidikan seks mengakibatkan munculnya beberapa mitos seputar seks. Salah satu mitos yang beredar adalah mitos-mitos tentang vagina wanita.

Dikutip dari Healthshots, terdapat setidaknya lima mitos yang beredar di masyarakat mengenai vagina, seperti:

1. Vagina melonggar akibat hubungan seks

Beberapa orang baik pria maupun wanita masih percaya bahwa vagina dapat melonggar akibat terlalu sering berhubungan seks. Hal tersebut sepenuhnya salah.

Vagina merupakan organ yang elastis, ia akan rileks dan melebar ketika seorang wanita terangsang. Vagina memang bisa melonggar ketika bertambahnya usia, atau akibat dari melahirkan secara normal.

Namun jelas, vagina melonggar akibat terlalu sering berhubungan seks adalah sepenuhnya mitos.

2. Gatal berarti infeksi

Beberapa orang meyakini bahwa jika vagina terasa gatal berarti ia terkena infeksi. Padahal hal tersebut tidak selalu akibat infeksi.

Penyebab gatal pada vagina bisa bermacam-macam, seperti kutu kemaluan, penyakit menular seksual, vaginosis bakteri, atau justru hanya akibat penggunaan produk yang tidak sesuai dengan kondisi kulit.

Jika mengalami gatal pada vagina, baiknya langsung menemui dokter untuk penanganan terbaik. Kurang efektif jika menggunakan obat yang dijual secara bebas, karena belum mengetahui penyebab dari gatal pada vagina tersebut.

3. Orgasme hanya didapatkan melalui hubungan seks

Beberapa orang yang percaya mitos ini beranggapan bahwa wanita dapat mencapai orgasme hanya ketika berhubungan seks.

Nyatanya tidak demikian, wanita masih bisa mendapatkan orgasme melalui stimulasi pada klitoris ketika masturbasi, atau oral seks dari pasangan.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Dokter Boyke Angkat Bicara Soal Heboh Istilah 'Husband Stitch'"
[Gambas:Video 20detik]