ADVERTISEMENT

Sabtu, 09 Jul 2022 22:00 WIB

Panjang Vs Lebar Mr P, Mana yang Lebih Penting? Ini Hasil Risetnya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Banana as a symbol of male penis in hand on a yellow background hidden by censorship. Sexual masturbation and orgasm, impotence problem. Self-pleasure concept. Ilustrasi penis (Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Zastrozhnov
Jakarta -

Ukuran penis dalam berhubungan seksual tampaknya masih menjadi perdebatan. Beberapa orang ada yang menilai semakin besar penis, akan semakin besar juga tingkat kepuasan saat berhubungan seksual. Lantas, benarkah demikian?

Menurut penelitian dalam jurnal Psychological of Men and Masculinity, ukuran penis pria umumnya sekitar 68 persen berukuran 11,7 hingga 15,2 cm.

Sekitar 16 persen pria memiliki ukuran penis lebih dari 15,5 cm, dan hanya 2,5 persen pria yang memiliki ukuran penis lebih dari 17,5 cm. Di samping itu, ada juga ukuran penis pria yang lebih pendek. Sekitar 16 persen pria memiliki ukuran penis kurang dari 11,5 cm, dan 2,5 persen lainnya memiliki ukuran penis kurang dari 9,3 cm.

Studi tersebut melibatkan sekitar 52.000 peserta yang terdiri dari pria maupun wanita. Sebanyak 45 persen pria mengaku tak puas dengan ukuran penisnya dan ingin memiliki penis yang lebih besar. Bahkan, keinginan tersebut tak berubah meskipun usia mereka terus bertambah.

Akibatnya, pria yang merasa ukuran penisnya terlalu kecil cenderung tak ingin membuka pakaiannya di depan pasangan mereka, dan lebih memilih untuk tidak memperlihatkan penisnya saat berhubungan seks. Berbeda dengan pria yang merasa puas dengan ukuran penisnya. Mereka cenderung lebih percaya diri ketika berhubungan dengan pasangannya.

Di sisi lain, hal menarik yang ditemukan dalam studi tersebut adalah sekitar 84 persen wanita justru puas dengan ukuran penisnya. Tandanya yang memiliki masalah soal ukuran penis justru ada pada diri pria, bukan wanita.

Mr P Lebih Penting Panjang atau Lebarnya?

Dikutip dari Everyday Health, beberapa wanita menilai bahwa ukuran penis adalah hal yang penting. Mereka lebih berbicara tentang lebarnya, bukan panjangnya.

"Bagi kebanyakan wanita, penis yang panjang namun kurus tidak semenyenangkan penis yang ukurannya lebih pendek namun lebih gemuk," ujar Patti Britton, PhD, seorang seksolog dari Los Angeles, California.

"Dengan penis yang gemuk, wanita akan merasakan suatu perasaan kenyang atau penis yang dihasilkan oleh penis pria pada dinding vaginanya," lanjutnya.

Meski begitu, ukuran penis bukanlah penentu akhir dari kepuasan saat melakukan hubungan seksual. Menurut Britton, rangsangan pada dua area sensitif wanita, yaitu klitoris dan g-sport adalah hal yang penting untuk dimaksimalkan.

"G-spot berada hanya berjarak sekitar sepertiga dari mulut vagina," tutur Britton.

"Kebanyakan wanita lebih menyukai rangsangan pada g-spot karena dapat menghasilkan kesenangan yang luar biasa, penis yang lebih pendek atau kecil dapat melakukan itu dengan baik," sambungnya.



Simak Video "Ini Kata Psikolog Forensik Soal Dugaan Kasus 'Colak-colek' Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT