6 Hal yang Harus Dilakukan Usai Bercinta, Pasutri Wajib Tahu!

ADVERTISEMENT

6 Hal yang Harus Dilakukan Usai Bercinta, Pasutri Wajib Tahu!

Irene Putri Wibowo - detikHealth
Rabu, 27 Jul 2022 19:30 WIB
Ilustrasi hubungan seks suami istri
Foto: Getty Images/iStockphoto/Ivanko_Brnjakovic
Jakarta -

Bercinta bagi pasangan suami istri sangat diperlukan untuk mendapatkan kepuasan dan menjaga kehidupan rumah tangga tetap harmonis.

Namun kerap kali pasangan suami istri meninggalkan kebiasaan sehat usai berhubungan intim. Bahkan tak sedikit pasangan yang langsung tidur terlelap. Padahal, sebenarnya ada lho hal yang harus dilakukan setelah bercinta. Berikut informasinya.

Buang air kecil setelah melakukan seks

Membuang air kecil setelah melakukan seks dapat mencegah penularan infeksi kelamin. Alyssa Dweck, seorang ob-gyn dari Westchester, New York, mengatakan bahwa urine yang dikeluarkan saat buang air kecil, dapat 'mencuci' bakteri yang ada di dekat uretra. "Kemudian dikeluarkan bersamaan dengan urine," jelasnya, dikutip dari Womens Health.

Bersihkan vagina

Usahakan untuk membersihkan vagina menggunakan tisu kering, dengan arah dari belakang menuju luar. Hal tersebut karena pelumas dan bakteri yang terdapat di dalam vagina bisa meningkatkan risiko kemungkinan terkena infeksi.

"Pelumas dan bakteri yang terdapat di dalam vagina dapat meningkatkan kemungkinan untuk terkena infeksi," ujar Sherry Ross, MD., seorang pakar kesehatan wanita di Santa Monica, California.

Ia juga merekomendasikan penggunaan sabun non-parfume di sekitar area vagina setelah melakukan seks. Dengan cara menggunakan kain lap yang hangat, kemudian usap vagina dengan lembut.

Setelah itu, basuh vagina menggunakan air hangat dengan gerakan dari arah depan ke belakang.

Berendam dalam bak mandi

Setelah melakukan hubungan seksual, ada baiknya untuk memberikan diri sendiri sebuah kenyamanan saat membasuh diri. Dapat juga menambahkan minyak kelapa ke dalam bak mandi yang berisi air hangat, untuk membantu hidrasi kulit vagina dan meredakan pembengkakan vagina atau iritasi yang terjadi setelah melakukan hubungan seksual.

Berendam di bak mandi dengan menggunakan minyak kelapa sawit dapat membantu mengurangi risiko infeksi pada vagina.

"Tetapi, jangan berlebihan dalam menggunakan minyak kelapa untuk mandi, terutama sabun yang memiliki aroma sangat wangi," ujar Mary Jane Minkin, seorang profesor klinis departemen kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di sekolah kedokteran Yale.

Mengganti pakaian dalam

Setelah berendam dan membersihkan diri, segeralah mengganti pakaian dalam yang berbahan katun. Tujuannya adalah untuk memperlancar sirkulasi udara pada vagina.

Hindari menggunakan celana dalam berbahan nilon dan baju tidur yang ketat. Nilon tidak dapat menyerap kelembaban udara dan membantu bakteri bertumbuh di dalam vagina.

Banyak minum air putih

Dehidrasi yang dirasakan setelah melakukan hubungan seksual mempengaruhi seluruh tubuh, termasuk vagina. Bahkan, dehidrasi juga dapat menyebabkan bakteri yang masih tertinggal di dalam vagina dapat masuk menuju saluran kandung kemih. Karenanya, penting untuk minum dua gelas air putih setelah berhubungan seksual.

Mengkonsumsi makanan yang bergizi

Setelah selesai melakukan hubungan seksual, makanlah makanan ringan yang bergizi seperti yogurt, kimchi, teh kombucha, dan sup miso jepang atau makanan fermentasi lainnya.

Dengan membiasakan diri untuk makan makanan yang sehat setelah berhubungan seks, dapat membantu memulihkan bakteri baik dalam tubuh serta membantu mengurangi risiko infeksi jamur.

Beberapa langkah diatas dapat diikuti untuk menjaga vagina agar tetap sehat meski sering melakukan hubungan seksual.



Simak Video "Cegah Cacar Monyet, WHO Minta Masyarakat Hindari Seks Bebas"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT