ADVERTISEMENT

Senin, 22 Agu 2022 05:30 WIB

Biar Nggak Gampang Loyo, Ini Tips Ampuh Bikin Mr P 'Gagah' di Ranjang

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Banana as a symbol of male penis in hand on a yellow background hidden by censorship. Sexual masturbation and orgasm, impotence problem. Self-pleasure concept. Ilustrasi penis. Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Zastrozhnov
Jakarta -

Banyak pria mengeluh memiliki sesi bercinta yang kurang memuaskan dengan pasangan akibat penis yang tidak maksimal ketika ereksi. Gaya hidup dan kondisi psikologis dapat menjadi biang keladi masalah ini.

Jika seseorang ingin mendapatkan ereksi yang lebih keras, membuat perubahan gaya hidup dan pola makan dapat membantu kondisi ini. Dalam beberapa kasus, masalah ereksi yang terus-menerus dapat juga merupakan gejala dari kondisi emosional atau medis yang serius.

Berikut ini beberapa usaha yang bisa dilakukan untuk membantu ereksi lebih maksimal, seperti di bawah ini:

1. Hindari Beberapa Makanan Ini

Beberapa makanan perlu dihindari karena disebut mempengaruhi fungsi ereksi pada penis. Dilansir dari Medical News Today, Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal merekomendasikan untuk menghindari beberapa makanan berikut:

  • Makanan tinggi lemak jenuh
  • Makanan tinggi natrium
  • Alkohol dalam jumlah berlebihan

2. Berolahraga Secara Teratur

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan respons seksual, sementara kurang aktivitas fisik dapat berdampak negatif pada fungsi ereksi. Olahraga meningkatkan aliran darah ke penis, serta ke seluruh tubuh. Seseorang direkomendasikan minimal melakukan 30 menit olahraga setiap hari.

3. Komunikasi dengan Pasangan

Faktor emosional dan psikologis dapat mempengaruhi kinerja seksual. Jika tidak ada kondisi kesehatan mendasar yang mempengaruhi fungsi ereksi, faktor mental dan emosional mungkin menjadi penyebabnya.

Masalah emosional dan psikologis termasuk:

  • Pengalaman seksual sebelumnya yang tidak bahagia atau traumatis
  • Kurangnya ketertarikan pada pasanganMerasakan kecemasan atau tekanan untuk tampil baik secara seksual

4. Perbaiki Pola Tidur

Penelitian menunjukkan bahwa tidur yang terganggu, kurang tidur, dan gangguan tidur semuanya dapat mempengaruhi fungsi seksual. Tidur mungkin mempengaruhi fungsi ereksi, dan ada hubungan antara disfungsi ereksi dan gangguan tidur.

Sebuah studi skala kecil pada tahun 2011 melihat hubungan antara kadar testosteron dan tidur. Studi ini menunjukkan bahwa tidur yang kurang cukup dapat mengurangi kadar testosteron, yang memainkan peran penting dalam perilaku seksual dan libido.



Simak Video "Tips untuk Kurangi Konsumsi Gula Tambahan Pada Makanan"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT