ADVERTISEMENT

Senin, 12 Sep 2022 20:30 WIB

Bisa 'Mengering'? Ini yang Terjadi Pada Vagina Jika Lama Tak Bercinta

Irene Putri Wibowo - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background Ilustrasi vagina. (Foto: iStock)
Jakarta -

Berhubungan seks memang memberikan banyak manfaat. Selain dorongan kesenangan dan kepuasan, seks juga berfungsi untuk membakar kalori, mengurangi stres, hingga sebagai pereda nyeri alami.

Namun, terkadang gairah seks tidak selalu muncul setiap hari. Tanpa disadari, tidak berhubungan seks dalam waktu yang lama bisa menimbulkan gairah seks menurun.

Hal ini ternyata memiliki dampak bagi pasangan, terutama vagina wanita. Dikutip dari Prevention, berikut fakta yang terjadi pada vagina jika sudah lama tidak melakukan hubungan seksual.

Hilangnya Elastisitas Vagina

"Vagina merupakan tabung yang elastis," ujar Selena Zanotti, seorang OB/GYN di Avon Pointe Fmaily Health Center, Ohio. Jika vagina tidak digunakan untuk berhubungan seks dalam beberapa waktu, ia akan menjadi sedikit lebih ketat dan tidak elastis.

Hal ini berkaitan dengan hormon estrogen, yang membantu menjaga elastisitas dan pelumas di dalam vagina. Namun saat wanita memasuki masa pramenopause, vagina masih menghasilkan banyak hormon estrogen. Sehingga wanita tidak perlu khawatir kehilangan elastisitas secara permanen selama masa pramenopause.

Vagina Tidak Akan Mengering

Banyak orang mengklaim bahwa vagina akan kering lantaran lama tidak berhubungan seksual, hal ini dipastikan mitos. Vagina akan 'mengering' apabila wanita sudah memasuki pascamenopause.

Hal ini terjadi akibat penurunan kadar estrogen. Karenanya, wanita yang tidak melakukan hubungan seksual dalam beberpa waktu, namun sedang dalam masa pramenopause, hal ini tidak akan terjadi.

Perubahan Gairah Seks

Sama seperti saat ingin memulai hubungan seksual yang baru, gairah juga bisa berubah seiring dalam peningkatan dan penurunan libido wanita. Meskipun gairah seseorang selalu bervariasi, hal ini berpengaruh pada aktif dan tidaknya seseorang dalam berhubungan seksual.

"Setiap orang memiliki jumlah waktu yang berbeda-beda untuk mencapai klimaks," ujar dr Zanotti. Tidak hanya bagi wanita, tetapi juga saat bersama pasangan.

Penting bagi wanita untuk membiarkan gairah mereka bermanifestasi.



Simak Video "Cegah Cacar Monyet, WHO Minta Masyarakat Hindari Seks Bebas"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT