Ladies! Catat 6 Pelumas Alami Bikin Miss V Cepat Basah saat Bercinta

ADVERTISEMENT

Ladies! Catat 6 Pelumas Alami Bikin Miss V Cepat Basah saat Bercinta

Nurul Febian Danari - detikHealth
Kamis, 27 Okt 2022 21:32 WIB
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background
Ilustrasi vagina. (Foto: iStock)
Jakarta -

Pelumasan alami yang dihasilkan vagina saat bercinta sebagian besar dipengaruhi oleh hormon esterogen. Ketika kadar esterogen menurun, ini dapat menyebabkan jaringan vagina menjadi tipis, rapuh dan kering. Walhasil, tanpa pelumasan yang cukup, seks dapat terasa menyakitkan.

Kekeringan pada vagina dapat dialami oleh berbagai usia, namun seringnya dialami pada menopause.

Dikutip dari Insider, penyebab lainnya yang menyebabkan vagina kering, meliputi:

  • Fluktuasi hormon karena siklus menstruasi, melahirkan, dan menyusui
  • Kemoterapi
  • Obat jerawat
  • Kontrasepsi hormonal
  • Ketidakseimbangan diet

Berikut cara alami untuk mengatasi kekeringan pada vagina dan memperbanyak pelumasan:

1. Perbanyak Asupan Vitamin A

Vitamin A berperan penting dalam perkembangan selaput lendir, yang meliputi lapisan vagina.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Northwell Health System di New York, Anita Sadaty, MD mengatakan bahwa hal ini membantu produksi kolagen.

2. Perbanyak Vitamin B

Vitamin B dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, hal ini penting dalam kesehatan vagina. Vitamin B dapat ditemui pada makanan seperti ayam, ikan, kentang, dan pisang.

3. Meningkatkan Asupan Beta Karoten

Beta karoten adalah provitamin, yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan vitamin lain, misalnya vitamin A. Beta karoten banyak dijumpai pada makanan seperti wortel, sayuran berdaun hijau tua, ubi jalar, brokoli, dan melon.

4. Makanan Kaya Omega 3

Sebuah studi tahun 2012 menemukan omega 3 secara signifikan mengurangi kekeringan vagina selama enam bulan di antara penderita kanker payudara pasca menopause dengan atrofi vagina (atrofi vaginitis), yang merupakan penipisan, pengeringan, dan peradangan pada dinding vagina.

Omega 3 mudah ditemui pada salmon dan tuna.

5. Vitamin E

Sebuah penelitian kecil tahun 2016 terhadap 52 wanita pascamenopause menunjukkan supositoria vagina vitamin E membantu sebagian besar subjek dengan gejala atrofi vagina, termasuk kekeringan.

Vitamin E juga dapat dicerna dari berbagai makanan, termasuk minyak nabati, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

"Makanan seperti labu dan biji bunga matahari semuanya baik untuk mengatasi kekeringan (vagina)," kata Sadaty.

6. Hindari Stres

Salah satu faktor terpenting dalam menyeimbangkan hormon adalah tingkat stres yang rendah, kata Sadaty. Meskipun penelitian masih terbatas, tetapi stres, kecemasan, dan depresi diperkirakan memperburuk kekeringan pada vagina.

Untuk mengatasinya, ahli menyarankan untuk olahraga, diet seimbang, dan tidur yang cukup.



Simak Video "Kembali Bak Perawan dalam 30 Menit!"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT