Sstt... Ini Lho Alasan Morning Sex Lebih 'Jos' daripada Malam Hari

ADVERTISEMENT

Sstt... Ini Lho Alasan Morning Sex Lebih 'Jos' daripada Malam Hari

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Minggu, 06 Nov 2022 05:00 WIB
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed
Ternyata ini alasan seks pagi lebih 'jos' daripada malam hari. (Foto ilustrasi: Getty Images/PeopleImages)
Jakarta -

Sebagian pasangan beranggapan pagi hari menjadi waktu yang terbaik untuk berhubungan seks. Waktu ini disebut-sebut membuat seseorang menjadi lebih semangat dalam menjalani kegiatan.

Sebenarnya, apa sih yang membuat seks di pagi hari lebih 'jos'?

Dikutip dari laman Mind Body Green, sebenarnya tidak ada waktu khusus yang terbaik untuk berhubungan seks. Tetapi secara fisiologis, berhubungan seks saat pagi dianggap lebih baik karena kadar testosteron dan estrogen pada tubuh manusia lebih tinggi.

Perlu diketahui, testosteron dan estrogen merupakan dua hormon yang mempengaruhi hasrat seksual. Hal itulah yang dianggap membuat seks di pagi hari terasa lebih memuaskan.

"Anda mungkin lebih mudah terangsang di pagi hari daripada di malam hari berkat hormon," kata terapi seks AASECT Jessa Zimmerman, MA, dikutip dari Mind Body Green, Sabtu (5/11/2022).

Menurut ahli hormon Alisa Vitti, tingkat testosteron pria mengikuti ritme sirkadian. Hal ini membuat hormonnya lebih tinggi saat pagi dibandingkan malam hari.

"Produksi testosteron dimulai saat mereka tertidur, dan akan terpenuhi untuk hari berikutnya. Dan mereka memiliki konsentrasi serum darah tertinggi dari hormon itu saat bangun, di samping dorongan kortisol yang mereka dapatkan," jelas Alisa.

"Kombinasi ini sangat memotivasi untuk aktivitas fisik, baik untuk berolahraga atau berhubungan seks," sambung dia.

Hormon testosteron sangat berperan dalam fungsi seksual pria, yaitu untuk membantu mendapatkan ereksi dan gairah untuk berhubungan seks. Bagi pria, peningkatan kadar testosteron di pagi hari meningkatkan libido, gairah, dan membuat ereksi penis lebih baik.

Tak hanya pada pria, seks di pagi hari juga sangat baik untuk wanita. Menurut Zimmerman, hormon estrogen yang membuat hasrat seksual wanita juga cenderung lebih tinggi di pagi hari.

Selain itu, ternyata 'morning wood' tidak hanya terjadi pada penis, tetapi vagina juga. Pasalnya, peningkatan aliran darah ke vagina meningkat saat malam. Hal ini membuat vagina cenderung membengkak dan membentuk pelumas alami.

"Itu berarti mereka kemungkinan besar akan bangun dengan tubuh mereka yang sudah siap untuk berhubungan seks," ungkap Zimmerman.

"Dan lebih banyak aliran darah ke klitoris dan pelumasan di sekitar vagina dapat berarti lebih banyak kepekaan dan kesenangan," pungkasnya.



Simak Video "Cegah Cacar Monyet, WHO Minta Masyarakat Hindari Seks Bebas"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT