Bapak-bapak! Catat 8 Cara Simpel Bikin Ereksi Tahan Lama

ADVERTISEMENT

Bapak-bapak! Catat 8 Cara Simpel Bikin Ereksi Tahan Lama

Hana Nushratu - detikHealth
Kamis, 19 Jan 2023 05:00 WIB
Banana as a symbol of male penis in hand on a yellow background hidden by censorship. Sexual masturbation and orgasm, impotence problem. Self-pleasure concept.
Ini 8 tips agar Mr P ereksi lebih tahan lama. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Andrii Zastrozhnov)
Jakarta -

Sebagian besar pria kerap mengabaikan kondisi kesehatan mereka. Namun, mereka akan mulai peduli terhadap jika kondisi kesehatannya sudah mulai mempengaruhi performa seks mereka.

"Banyak pria tahu bahwa gaya hidup mereka membahayakan kesehatan mereka, tetapi baru mulai memengaruhi kehidupan seks mereka, mereka mulai mendengarkan," kata asisten profesor urologi dan salah satu pendiri Cardiovascular and Sexual Health di klinik Yale University Charles Walker, MD.

Dikutip dari Men's Health, 8 tips ini bisa diikuti untuk menghindari disfungsi ereksi dan mempertahankan ereksi agar tetap tahan lama:

1. Hindari Obat-obatan Tertentu

Antidepresan tertentu, obat tekanan darah, pereda nyeri narkotik, dan antihistamin dapat menyebabkan masalah pada ereksi Anda. Namun, penyebab utama Mr P loyo yaitu alergi obat atau penggunaan obat seperti Sufaded.

"Mekanisme di balik ereksi adalah kebalikan dari adrenalin, dan Sudafed bertindak sangat mirip dengan epinefrin (hormon adrenalin) yang membunuh kemampuan apa pun untuk terangsang," kata profesor klinis urologi dan kedokteran reproduksi Weill Cornell Medical College/New York Presbyterian Hospital Harry Fisch, MD.

Baca label untuk efek samping apa pun, dan patuhi resep bebas Sudafed. Jika ada obat resep yang menyebabkan Anda jatuh pingsan, bicarakan dengan dokter Anda tentang kemungkinan penggantian.

2. Cek Lingkar Pinggang

Mengencangkan ikat pinggang Anda juga bisa berisiko bagi penis. Pria dengan lingkar pinggang 39 inci (100 cm) atau lebih besar dua kali berisiko mengalami disfungsi ereksi dibandingkan mereka yang memiliki pinggang di bawah 35 inci (89 cm).

Lingkar pinggang yang tinggi seiring dengan tingkat lemak visceral yang tinggi. Lemak visceral dikaitkan dengan testosteron yang lebih rendah dan lebih banyak peradangan, kedua faktor tersebut dapat membahayakan penis.

3. Berhenti Merokok

Diungkapkan dr Walker, banyak orang yang tidak menyadari bahaya merokok bagi penis. Merokok dapat merusak lapisan pembuluh darah, yang mempengaruhi otot polos di penis dan menghambat aliran darah.

Faktanya, penelitian di China menyebutkan 51 pria yang merokok memiliki kemungkinan lebih banyak terkena disfungsi ereksi. Sebuah studi di Iran juga menunjukkan, 25 persen mantan perokok melaporkan peningkatan ereksi mereka setelah satu tahun berhenti.

4. Bekerjalah Secukupnya

"Stres terkait pekerjaan adalah masalah besar bagi fungsi seksual," kata dr Walker.

"Saya melihat banyak pria berusia 40-an dan 50-an yang sangat sukses tetapi dalam pekerjaan dengan stres tinggi, dan banyak dari mereka mengalami disfungsi ereksi," lanjutnya.

Pria yang gila kerja (workaholic) kerap mengalami kecemasan yang berpengaruh pada performa ranjang. Terlebih, mereka tidak mengenal waktu berolahraga atau tidur yang menurunkan risiko disfungsi ereksi.

5. Tidur Cukup

Peneliti dari University of Chicago menemukan tidur 5 jam atau kurang meningkatkan kadar testosteron pria muda yang sehat sebesar 10 persen setelah hanya beberapa hari. Selain itu, keseimbangan hormon yang mempengaruhi ereksi seperti dopamin dan serotonin juga diatur melalui tidur.

Targetkan setidaknya tidur 6 jam, meskipun idealnya 7 atau 8 jam.

NEXT: Jaga Kebersihan Gigi



Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT