Irving merupakan seorang nenek berusia 94 tahun yang didiagnosis dengan demensia dan perlahan mulai melupakan siapa saja anggota keluarganya sedikit demi sedikit.
Tinggal di sebuah rumah lansia The Hebrew Home yang terletak di wilayah Riverdale, New York, setiap pagi Irving selalu diputarkan video berdurasi sekitar 5 menit yang menampilkan salam dan ucapan kasih sayang dari seluruh anggota keluarganya. Salah satunya adalah dari anak perempuannya, Tamara Rusoff-Hoen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selamat pagi. Sinar matahari bersinar riang, bagaimana tidur Ibu?" ucap Rusoff-Hoen dalam video tersebut, seperti dikutip dari News Max Health pada Senin (20/4/2015). Trik ini dicoba dilakukan oleh keluarga Irving, didukung oleh direktur pelayanan sosial di The Hebrew Home, Charlotte Dell.
Menurut Dell, trik video ini bisa dicoba untuk melihat apakah sebenarnya ada cara untuk menjaga memori pasien demensia tanpa konsumsi obat secara berlebihan. "Adakah cara yang lebih baik untuk memulai hari dibandingkan dengan melihat wajah dan mendengar suara seseorang yang Anda cintai?" tutur Dell.
Robert Abrams, seorang psikiater geriatri di NewYork-Presbyterian Hospital, menyebutkan trik video ini adalah program yang inovatif dan bijaksana. Menurutnya, banyak pasien demensia yang sering merasa kesepian, sendirian, dan takut ditinggalkan oleh keluarga. Dengan adanya video ini, mereka akan merasa dekat dan merasa diingat oleh orang-orang yang mencintainya.
Baca juga: Lewat Mata, Gejala Penyakit Alzheimer dan Demensia Bisa Diketahui
(ajg/vit)











































