Dokter Keliru Saat Operasi Mata, Bocah Ini Kehilangan Kedua Penglihatan

True Story

Dokter Keliru Saat Operasi Mata, Bocah Ini Kehilangan Kedua Penglihatan

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Senin, 06 Jul 2015 15:34 WIB
Dokter Keliru Saat Operasi Mata, Bocah Ini Kehilangan Kedua Penglihatan
Fernando Jonathan Valdez Ayala (Foto: Central European News)
Sonora, Meksiko - Mata kiri bayi ini terserang tumor mematikan. Cepat atau lambat dipastikan ia akan kehilangan sebagian penglihatannya. Namun kemalangan bayi ini belum berhenti sampai di situ, sebab dokter malah keliru mengangkat mata kanannya.

Di usianya yang masih satu tahun, Fernando Jonathan Valdez Ayala didiagnosis mengidap tumor di mata kirinya. Dokter mengatakan kemoterapi saja takkan sanggup membunuh tumor di mata Fernando, sehingga satu-satunya jalan untuk menyembuhkannya adalah dengan mengangkat mata kirinya.

Celakanya, dalam operasi yang dilangsungkan di Medical Unit of High Speciality Mexican Social Security Institute, Ciudad Obregon, Sonora tersebut, sang dokter bedah yang diketahui bernama Armando Cisneros Espinoza malah keliru mengangkat mata kanan Fernando. Padahal mata kanan bocah tersebut masih sehat walafiat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Curhat Dokter Mata Soal Sulitnya Mendapatkan Donor Kornea Anak-anak
 
Akibatnya Fernando kehilangan kedua mata berikut penglihatannya sekaligus. Mengetahui hal itu, kedua orang tua Fernando marah besar dan melayangkan tuntutan kepada pihak rumah sakit yang dianggap lalai terhadap bayi mereka. Dalam tuntutan tersebut, pihak rumah sakit juga diminta kompensasi atas kesalahan yang dilakukan salah satu dokter bedah mereka itu.

Bukannya gentar, Espinoza berkelit bahwa ia memang sengaja mengangkat mata kanan Fernando karena ia juga melihat ada tumor di sana.

"Kami tak percaya begitu saja. Mana mungkin tiba-tiba ada tumor di mata anak kami yang sehat hanya dalam hitungan jam? Sedangkan mata kirinya yang seharusnya diangkat dibiarkan begitu saja," tandas sang ibu, Maria Marlene Ayala Quijano seperti dikutip dari Mirror, Senin (6/7/2015).
 
Maria geram dengan tindakan ceroboh sang dokter yang beralasan ingin menyelamatkan bayinya. Namun bukannya sembuh, kedua mata Fernando justru menjadi buta. "Ia tak punya mata lagi, dan tak ada orang yang bisa mengembalikannya," lanjut Maria.

Pihak berwajib kini tengah melakukan investigasi terkait kasus ini, salah satunya memastikan apakah benar mata kiri Fernando mengidap tumor. Untuk sementara, Espinoza dilarang berpraktik selama investigasi masih berlangsung.

"Selama mata kirinya masih belum diangkat, ia masih terancam bahaya," ujar pengacara keluarga Fernando, Javier Valenzuela.

Baca juga: Donor Kornea Mata di Indonesia Masih Minim, Apa Sebabnya?

(lil/vta)

Berita Terkait