Di ruang praktik dr Hendra terdapat pernak-pernik seperti model motor skala 1:12 dan helm replika pembalap MotoGP idolanya, Marq Marques. Ini sudah cukup menggambarkan bagaimana pak dokter yang satu ini sangat menyukai motor balap.
Foto: Firdaus Anwar |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya suka motor terinspirasi dengan semangat Marques. Dia jatuh terus berusaha bangkit lagi dengan posisi paling belakang, salip, salip, akhirnya juara. Pesannya belajar dari kegagalan, jadikan pengalaman, dan terus berusaha," kata dr Hendra kepada detikHealth dan ditulis pada Senin (14/11/2016).
Sebagai seorang dokter tentu dr Hendra tak selalu bisa memenuhi harapan yang diinginkan seluruh pasiennya. Namun dengan prinsip semangat seperti sang idola, dr Hendra berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik dan berusaha.
dr Hendra sendiri ketika ditemui detikHealth tengah mengikuti acara touring motor CBR250RR di Bali dengan rute berjarak sekitar 240 kilometer. Meski dirinya mengaku tidak punya pengalaman melakukan perjalanan jauh dengan motor sport, dr Hendra tetap antusias mengikuti rombongan hingga garis finish.
"Ya kapan lagi bisa kaya gini. Saya hari libur saja masuk operasi. Jadi pengalaman pertama sekaligus liburan juga," kata dr Hendra
"Saya sebenarnya nggak bisa balapan. Sehari-hari juga motor saya matic tapi nggak apa-apa yang penting gaya dulu hehehe," lanjut dokter yang berencana juga memiliki motor sport berkubikasi 600cc ini.
Bila sehari-hari dokter kandungan umumnya mengoperasikan USG, maka dr Hendra punya aktivitas lain yaitu menggeber motor di hari libur.
Foto: Firdaus Anwar |
Baca juga: Cerita dr Radit SpKK, Tetap Layani Pasien Meski sedang Asyik Traveling (fds/vit)












































Foto: Firdaus Anwar
Foto: Firdaus Anwar