Senin, 14 Okt 2019 19:35 WIB

Dipaksa Pasangan Suntik Silikon, Testis Membesar Seukuran Bola Basket

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Seorang pria meninggal karena nekat menyuntik silikon ke organ intimnya. (Foto: Thinkstock) Seorang pria meninggal karena nekat menyuntik silikon ke organ intimnya. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Malang nasib seorang pria di Seattle, AS, yang dipaksa menyuntikkan silikon ke bagian testisnya agar menjadi lebih besar hingga membuat nyawanya melayang. Hal ini terjadi saat ia sedang bersama grup BDSM, di mana ia berperan menjadi 'submisif'.

Jack (29), atau 'Tank', sebutannya dalam grup berisi lima orang laki-laki tersebut suatu hari mendadak jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit, namun kemudian nyawanya tak tertolong. Sang ibu, Linda Chapman, sangat terkejut saat mengetahui penyebab kematian anaknya, seminggu setelahnya.

Menurut laporan, Jack dipaksa oleh 'master' dalam hubungan tersebut, yakni Dylan Hafertepen untuk meminum steroid agar bertubuh semakin besar. Lalu ia disuruh menyuntikkan silikon ke bagian testisnya agar menjadi sebesar bola basket.


Sang ibu akhirnya menuntut Dylan dan keempat rekan grup BDSM-nya ke polisi atas kematian sang anak, menganggap mereka telah menyiksa Jack. Ia tak rela mereka mengubah anaknya menjadi seseorang yang beda.

"Disuruh membesarkan (tubuh) tapi rasanya tak pernah cukup. Orang macam apa yang menyuntikkan ke testisnya untuk memuaskanmu? Orang macam apa itu? Sampai harus merenggut nyawanya," ujarnya, dikutip dari Mirror.

BDSM merupakan salah satu fantasi seksual yang menggabungkan antara bondage (perbudakan), domination(dominasi), sadism (sadisme), dan masochism (masokisme). Tak jarang terdapat beberapa oknum yang memanfaatkan fantasi seksual ini untuk meraup keuntungan dengan cara yang salah.

Disebutkan Dylan Hafertepen yang menjadi 'master' memiliki lima 'submisif' dan menyuruh mereka untuk angkat beban, makan berkali-kali dalam sehari dan meminum steroid. Ia juga dilaporkan memaksa menyuntikkan silikon ke penis dan testis mereka untuk memperbesar ukurannya.



Simak Video "Belajar Pantang Menyerah dari Tiffany, Gadis dengan Autisme"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)