Kamis, 24 Okt 2019 07:35 WIB

Mengejutkan, Bayi Ini Terlahir dengan Bobot di Bawah 1 Kg

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi bayi prematur. Foto: iStock Ilustrasi bayi prematur. Foto: iStock
Jakarta - Kallie Bender, terlahir dengan bobot 0,3 kilogram saat masih berada dalam usia kandungan 2 minggu dan dilaporkan mengalami cacat jantung. Ketika itu, Ebonie, sang ibu sedang menjalani pemeriksaan USG dan menemukan air ketubannya habis, yang dipengaruhi oleh kondisi Kallie yang menghambar alliran darah dan nutrisi, sehingga ia harus segera dikeluarkan.

"Yang paling menakutkan bagiku, mengetahui ia lahir dan jika ia lebih kecil dari 0,3 kilogram, bagaimana kesempatan hidupnya kelak," kata Ebonie, seperti dikutip dari Fox News.



Bayi yang lahir sebelum 37 minggu kehamilan disebut prematur, di bawah 28 minggu termasuk prematur ekstrem, menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Bayi yang lahir antara 23-25 minggu kehamilan bisa mengalami komplikasi atau kecacatan serius, namun sejak lahir hingga lima bulan ini tak ada tanda-tanda keterlambatan neurologis sejauh ini.

Meski begitu, Kallie mengalami cacat jantung sehingga dokter mengingatkan bahwa ada kemungkinan tabung makan dan bernapas tak cukup untuk tubuhnya yang amat mungil. Bahkan popok terkecil di NICU masih terlalu besar untuknya.

"Mereka menjelaskan langsung bahwa ada hari baik dan buruk. (Aku) diajari untuk membantu kami tetap tenang. Tiap hari merupakan perjalanan baru dan kami sangat menyenanginya," kata Dameon, sang ayah.

Setelah 37 hari, orangtua Kallie diperbolehkan untuk menggendongnya. Setelah 5 bulan, ia diperbolehkan pulang dan kini berbobot sekitar 3 kilogram. Ia masih diharuskan mengenakan tabung oksigen dan pembantu makan, namun para dokter percaya nantinya ia akan tak memerlukan kedua alat itu lagi dan lebih sehat.



Simak Video "Kisah Pasangan Suami-Istri Abdikan Hidup Jadi Relawan Inkubator"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/wdw)