Kamis, 21 Nov 2019 20:03 WIB

Inspiratif! Wanita Ini Tetap Bisa Kuliah Meski Menyandang Autisme

Nurul Khotimah - detikHealth
Ninditha dan ibunya saat menghadiri acara pameran karya seni. Foto: Sarah Oktaviani Alam Ninditha dan ibunya saat menghadiri acara pameran karya seni. Foto: Sarah Oktaviani Alam
Jakarta - Autisme tak harus membuat seseorang tak bisa melakukan apa-apa, hanya mengandalkan orang lain atau tidak mandiri. Ada sebagian penyandang autis atau anak berkebutuhan khusus (ABK) yang ternyata mampu berkarya.

Salah satunya adalah Anindhita (20), penyandang autisme yang mampu berkembang hingga duduk di bangku kuliah. Meski penyandang autisme dianggap memiliki keterbatasan sensorik, Anindhita tak menyerah dalam menjalani hidupnya. Hal ini juga didukung oleh sang ibu yang begitu gigih mendukung tumbuh kembangnya.

Sang Ibu, Sofia, menuturkan meski sempat merasa sedih dengan kondisi anaknya, ia tetap melakukan berbagai terapi untuknya. Selama hampir 10 tahun terapi, Anindhita ternyata bisa melakukan apa yang orang lain lakukan juga. Ini menepiskan anggapan bahwa penyandang autisme tak mampu apa-apa.

"Memang saya ada rasa sedih tapi yasudahlah nggak apa-apa, tapi yang penting mandiri aja deh dia bisa sendiri, bisa melakukan apa-apa sendiri gitu loh. Kalau dulu kan anak autis kan kalo kita lihat nggak bisa ngapa-ngapain, pipis ya pipis, gak bisa pake baju sendiri," ungka Sofia saat ditemui detikcom, Rabu (20/11/2019).

Karena kepekaan sang ibu terhadap bakat dan minat anaknya, ditemukan pula potensi-potensi yang bisa disalurkan. Melalui hal yang paling disukainya yaitu menggambar, Sofia membantu anaknya untuk menyalurkan karyanya ke bentuk lain. Dengan media gambar berbasis digital karya-karya Anindhita kemudian dijadikan souvenir, merchandise seperti tote bag, kaos, pin dan lainnya, yang memiliki nilai jual.

Tak hanya itu, Anindhita juga berhasil mengikuti pendidikan formalnya hingga ke tingkat universitas dengan program studi Desain Komunikasi Visual (DKV). Program studi ini dipilih karena dianggap paling sesuai untuk mengembangkan bakatnya. Bukan hal yang mudah untuk seorang penyandang autisme melakukan hal itu.

Tentu hal ini menjadi kebanggan tersendiri bagi Anindhita dan para penyandang autisme lainnya. Karena dengan banyaknya karya yang ditorehkan akan semakin meyakinkan khalayak bahwa para ABK ini juga memiliki kemampuan. Masa depan yang lebih baik dan kemandiriannya juga akan diperoleh.



Simak Video "Kenalan Lebih Dekat dengan Fisioterapi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)