Dulunya Tak Percaya, Mahasiswa Ini Kena COVID-19 Jelang Sidang Skripsi

Dulunya Tak Percaya, Mahasiswa Ini Kena COVID-19 Jelang Sidang Skripsi

Ayunda Septiani - detikHealth
Jumat, 11 Sep 2020 06:07 WIB
Achmad Bachtiar mahasiswa di Depok yang kena COVID-19
Viral kisah mahasiswa di Depok yang kena COVID-19 jelang sidang skripsi (Foto: dok. Pribadi)
Jakarta -

Viralcurhat seorang mahasiswa di media sosial yang terinfeksi virus Corona jelang sidang skripsinya. Pria tersebut bernama Achmad Bachtiar. Ia menyebut virus Corona bisa saja menyerang siapa saja dan memang nyata adanya.

"Awalnya aku ga percaya sama pandemi COVID-19 ini. Sampai aku dan kakak aku dinyatakan positif COVID-19 pada akhir bulan juli lalu," tulis Achmad dalam video tersebut, setelah dikonfirmasi detikcom, Kamis (10/9/2020).

Achmad mengatakan, awal penyebaran virus Corona yang didapati dirinya berasal dari kantor kakaknya, saat dilakukan tes swab polymerase chain reaction (PCR), kakaknya ternyata terinfeksi virus Corona dari rekan kerjanya.

"Jadi kakak saya isolasi mandiri dan karena saya berdua saja di rumah, jadi saya ikutan isolasi mandiri, terus seiring berjalannya waktu saya juga tertular," jelas Achmad.

ADVERTISEMENT

[Gambas:Instagram]




Achmad adalah seorang alumni dari Universitas Al Azhar Indonesia yang terinfeksi Corona pada akhir bulan Juli 2020 lalu. Awalnya ia tidak percaya dengan virus Corona COVID-19 yang menjadi pandemi global. Karena sebelumnya Achmad tidak pernah melihat langsung, dan biasanya hanya melihat di berita-berita.

Saat berjuang melawan virus Corona, ternyata Achmad juga tengah berjuang untuk lulus dari sidang skripsinya. Kondisi perjuangannya bisa dibilang perjuangan ganda karena ia sempat mengalami tekanan yang cukup berat.

"Revisian hasil pra-sidang, lagi project Qurban, aku mau sidang skripsi, dan ditambah status positif COVID-19," jelas Achmad.

Sementara itu, Achmad tidak bisa rasakan indra penciuman, indra pengecapan, batuk, dan flu. Ia menyebut makanan full di kulkas, tapi ia tidak bisa menikmatinya. Mie rebus saat dimakan tidak ada rasa, dan minum jamu pun nggak ada rasa.

"Kayu putih diteteskan ke lidah juga nggak ada rasanya, kumur-kumur pakai B*** juga nggak ada rasanya. Makan buah dan madu juga nggak ada rasanya," tambah Achmad.

Setelah melakukan tes swab sebanyak 4 kali, ac dinyatakan negatif Corona bersama dengan kakaknya.

Disamping itu, Achmad memberi pesan kepada masyarakat yang masih mengabaikan adanya virus Corona.

"Percaya guys, COVID-19 itu belum selesai. Apapun yang terjadi dalam hidup ini harus tetap dijalani dengan penuh semangat kan? Please guys, di rumah dulu aja. Jangan keluar dulu kalau emang nggak urgent banget," pungkas Achmad.




(up/up)
Kisah di Garis Depan
20 Konten
RS penuh, dokter-dokter dan tenaga kesehatan menjerit kelelahan. Pandemi COVID-19 memang menguras energi secara fisik maupun mental. Di sisi lain, masih ada saja yang menganggap COVID-19 tak lebih dari cerita konspirasi yang mengada-ada. Duh!