Minggu, 07 Feb 2021 07:00 WIB

Koma 10 Bulan, Remaja Ini Tak Tahu Ada Pandemi Meski Pernah Kena Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Doctor work at the patients bedside in the ward Ilustrasi pasien rumah sakit (Foto: iStock)
Jakarta -

Seorang remaja yang baru pulih dari koma selama 10 bulan tidak memiliki pengetahuan tentang pandemi virus Corona meski sudah dua kali terjangkit penyakit tersebut.

Adalah Joseph Flavill, 19, koma setelah ditabrak mobil saat berjalan di Burton upon Trent, Staffordshire, pada 1 Maret 2020, tiga minggu sebelum penguncian nasional pertama Inggris dimulai. Dia telah menghabiskan waktu berbulan-bulan dalam keadaan koma setelah menderita cedera otak traumatis tetapi perlahan mulai pulih dan mulai merespons.

Kepada Guardian, bibinya, Sally Flavill Smith, mengatakan Joseph tidak tahu apa-apa tentang pandemi karena sudah tidur selama 10 bulan. Kesadarannya mulai meningkat sekarang, tetapi masih tidak tahu apa yang terjadi.

Sally mengatakan keluarganya telah mencoba menjelaskan kepada Joseph melalui panggilan video bahwa mereka tidak dapat bersamanya secara langsung karena pembatasan virus Corona, tetapi belum bisa menjelaskan secara spesifik tentang pandemi.

"Ketika dia berhasil mengatasi ini, hidup tidak akan seperti yang dia tahu sama sekali. Bagaimana Anda menggambarkannya? Saya pikir ini akan mengejutkan. Kami semua masih memprosesnya - saya tidak yakin Anda benar-benar dapat menggambarkan bagaimana perasaan pandemi ini," kata bibinya yang lain, Kate Yarbo.

Joseph, yang dirawat di Rumah Sakit Umum Leicester dan sekarang telah dipindahkan ke pusat perawatan Adderley Green di Stoke-on-Trent untuk melanjutkan pemulihannya, telah mulai menggerakkan anggota tubuhnya ketika ditanya dan berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman melalui kedipan dan senyuman.

Ia juga telah mampu mengikuti perintah seperti menyentuh telinga kiri dan kanannya, menggerakkan kedua kakinya, dan menjawab ya dan tidak dengan mengedipkan mata, sementara senyum pertamanya membuat keluarga itu menangis.

Joseph sendiri telah terinfeksi COVID-19 dua kali selama pemulihannya ketika koma tetapi berhasil sembuh pada kedua kesempatan tersebut.

Ibu Joseph, Sharon, mengunjungi putranya pada bulan Desember lalu. Namun, ia harus mematuhi aturan jaga jarak dan mengenakan Alat Pelindung Diri sepanjang waktu.

"Ibunya sangat sedih karena dia tidak yakin bahwa Joseph dapat melihat siapa dia. Ia sudah menunggu berbulan-bulan untuk bisa pergi dan menemuinya," kata Sally.

Sebelum kecelakaan itu, Joseph, dari Tutbury, Staffordshire, adalah seorang remaja yang aktif di bidang olahraga dan dijadwalkan menerima penghargaan emas Duke of Edinburgh pada bulan Mei 2020.



Simak Video "Perlukah Tes COVID-19 Ulang Usai 14 Hari Isoman?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)