Senin, 16 Agu 2021 15:00 WIB

Ngeri! Jamur Tumbuh di Kuping Pria Ini Karena Keseringan Pakai Cotton Buds

Syifa Aulia - detikHealth
Infeksi jamur di telinga Foto: dok. pribadi @hengkimdani2627 (diambil atas izin yang bersangkutan)
Jakarta -

Seorang pria bernama Hengkim di Bagan-siapiapi, Provinsi Riau, mengaku tumbuh jamur di dalam telinganya. Ia lantas membagikan pengalamannya itu melalui akun TikTok @hengkimdani2627 saat proses pengangkatan jamur oleh dokter.

Dalam keterangan video itu, Dani mengatakan bahwa jamur tersebut muncul karena sering membersihkan telinga dengan cotton bud. Awalnya telinga Dani merasa gatal, ia lalu mengambil cotton bud untuk membersihkan telinga.

"Hampir setiap hari saya menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga. Lama-kelamaan telinga saya semakin gatal," kata Hengkim, saat dihubungi detikcom, Senin (16/8/2021).

Untuk menghilangkan rasa gatal itu, Hengkim tetap menggunakan cotton bud. Namun ternyata hal itu membuat telinganya semakin parah hingga merasa sakit.

"Telinga saya kayak ada kontraksi yang rasanya sakit banget. Nggak bisa dibayangin bahkan sampai pipi saya bengkak karena telinga saya nyut-nyutan," ungkapnya.

@hengkimdani2627

Jaga kesehatan telinganya ya gaes #fypシ #100JutaPelangganJNT #fypdongggggggg

♬ Into Your Arms (feat. Ava Max) - Witt Lowry

Merasa semakin tidak beres, pria berusia 25 tahun itu memutuskan datang ke dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Dokter kemudian mengambil tindakan untuk mengangkat jamur yang hidup di dalam telinganya.

"Setelah diangkat dan diberi obat, dokter bilang jangan pakai cotton bud untuk membersihkan telinga. Sebab cotton bud akan semakin mendorong kotoran itu," tutur Hengkim.

Ia berhasil sembuh dari jamur itu setelah rutin melakukan perawatan selama 6 hari.

Dikutip dari Daily Mail, Dokter Spesialis THT David Bowdler di London Bridge Hospital mengatakan, bahwa Infeksi jamur pada telinga secara medis dikenal sebagai otomikosis, memiliki tingkat keparahan yang bervariasi. Gejalanya seperti pendengaran terganggu, keluarnya cairan, kemerahan atau nyeri.

Penyakit ini sering ditemui di negara-negara tropis atau lembap karena jamur dapat tumbuh lebih cepat pada cuaca yang hangat. Infeksi ini dapat diobati dengan obat tetes telinga yang diresepkan oleh dokter dan dengan penyedot kotoran telinga untuk menghilangkan spora di dalam telinga.



Simak Video "Fakta Soal Mata Bengkak Gara-gara Sering Main Handphone"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)