Senin, 04 Okt 2021 05:30 WIB

Sindrom Aneh Serang Dubur, Duduk Tak Pernah Tenang Sejak Sembuh dari COVID-19

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Beautiful girl is having severe stomach pain while traveling. Restless anal syndrome (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Seorang pria mengalami 'restless anal syndrome', sindrome aneh yang membuatnya susah duduk dengan tenang. Sejak sembuh dari COVID-19, terasa ada sesuatu 'mengganjal' di sekitar dubur.

Pria Jepang berusia 77 tahun ini awalnya terinfeksi COVID-19 dan dirawat di Tokyo Medical University Hospital. Meski tergolong lansia, kondisinya relatif aman dan tidak membutuhkan tambahan oksigen.

Meski demikian, keluhan justru muncul setelah dinyatakan sembuh. Beberapa pekan setelahnya, ia mengalami perasaan tidak nyaman di sekitar anus, tepatnya 10 cm di atas perineum yakni area antara dubur dan kemaluan.

Perasaan tidak nyaman tersebut membuatnya selalu ingin bergerak. Buang air besar (BAB) tidak membuatnya lebih nyaman.

Dr Itaru Nakamura yang melaporkan kasus ini di BMC Infectious Diseases melakukan kolonoskopi untuk melihat apa yang salah di dubur pria ini. Ditemukan ada ambeien internal, tetapi tidak ada kerusakan berarti.

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sistem saraf, namun tidak ditemukan ada yang tidak normal. Dr Nakamura menyimpulkan, keluhan ini adalah bentuk lain dari restless leg syndrome (RLS), sindrom yang membuat kaki tidak bisa diam, namun kali ini terjadi pada anus.

"Laporan kasus ini mungkin menunjukkan dampak terkait COVID-19 pada kondisi neuripsikiatrik," jelas dr Nakamura dalam laporannya.

Disebutkan, ini adalah kali pertama restless anal syndrome dilaporkan terkait COVID-19.



Simak Video "SAGO, Penasihat WHO yang Bertugas Temukan Asal Usul Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)