Jumat, 29 Okt 2021 13:00 WIB

Tega! Dokter Percaya Ilmu Hitam, Bunuh Istri Demi Tumbal

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi jenazah Foto: Thinkstock
Jakarta -

Seorang dokter di Karnataka, India telah ditangkap atas tuduhan membunuh istrinya dengan suntikan dosis tinggi di bawah pengaruh ilmu hitam di distrik Davanagere. Suntikan ini membuat istrinya meninggal akibat overdosis.

Diberitakan Gulf News, Shilpa, istri Dr Channakeshappa (45), warga desa Rameshwara di Nyamathi taluk, dilaporkan mengidap tekanan darah rendah. Alih-alih menyembuhkan istrinya, dokter ini malah memberikan dexamethasone injeksi tinggi yang membuat Shilpa jatuh pingsan.

Sang istri meninggal dunia dalam perjalanan rumah sakit. Kejadiaan naas ini pertama dilaporkan pada 11 Februari tahun ini.

Tak terima anaknya meninggal begitu saja, orang tuaShilpa mengajukan pengaduan ke polisi, menuduh adanya yang janggal pada kematian tersebut. Meskipun pada tahap awal terdakwa tampak tidak bersalah, penyelidikan awal mengungkapkan beberapa hal yang memberatkan tersangka.

Terungkap bahwa Channabasappa, dokter tersebut, percaya pada ilmu hitam. Ia mengatakan para penyihir hitam telah menasihatinya untuk memberikan pengorbanan manusia demi mendapatkan harta karun.

"Terdakwa memutuskan untuk mengorbankan istrinya dan membunuhnya dengan suntikan overdosis," kata polisi.

Laporan dari Laboratorium Ilmu Forensik (FSL) membenarkan bahwa istrinya meninggal karena pemberian suntikan yang overdosis. Selanjutnya, polisi mengamankan tersangka. Mereka juga telah mengajukan dakwaan terhadapnya.



Simak Video "Tangani Pasien COVID-19, Dokter di India Memutuskan Bunuh Diri"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)