Kamis, 30 Des 2021 10:06 WIB

Antivaksin, Kickboxer Juara Dunia Meninggal karena Komplikasi COVID-19

Hartaty Varadifa - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Cerita antivaksin yang tertular COVID-19 hingga meninggal dunia. (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Seorang kickboxer juara dunia Fred Sinistra, 41 tahun, yang dikenal sebagai The Undertaker meninggal dunia di Belgia karena komplikasi yang disebabkan oleh COVID-19 beberapa minggu setelah keluar dari rumah sakit.

Dikutip dari Dailymail UK, pelatih kickboxer dunia itu Osman Yigin, menyatakan bahwa Sinistra kerap menyangkal keberadaan COVID-19 dan dirinya termasuk anti-vaksinasi. Bahkan ia juga tidak mau menggunakan istilah COVID-19. Ia menganggap bahwa COVID-19 hanyalah virus kecil hingga ia sering mengejek aturan pembatasan dari pemerintah.

Juara dunia tiga kali itu dirawat di rumah sakit pada akhir November setelah dipaksa mencari bantuan medis oleh pelatihnya dan memposting foto dirinya terbaring di tempat tidur di bangsal perawatan intensif dengan tabung oksigen di hidungnya.

Sinistra juga memposting video di Facebook di mana dia tampak kesulitan untuk bernapas.

Dia mencerca pembatasan pemerintah untuk menahan Covid-19, menyangkal adanya virus dan mengatakan 'virus kecil' tidak akan menghentikannya saat berada di rumah sakit.

Beberapa hari kemudian pada bulan November, mantan petinju juara tersebut memposting kembali yang mengatakan: 'Saya lahir prematur dan saya akan terus berjuang sampai mati seperti seorang pria tanpa pernah menyerah dan mati tanpa penyesalan'.

Pada 13 Desember, tiga hari sebelum kematiannya diumumkan, Sinistra menanggapi komentar di halaman Facebook-nya.

"Terima kasih atas semua dukungan kalian. Saya di rumah dalam pemulihan, sebagaimana mestinya. Saya akan kembali seribu kali lebih kuat," tulisnya.

Sinistra dirawat di rumah sakit pada akhir November setelah dipaksa oleh pelatihnya Osman Yigin untuk mencari perawatan medis karena gejala COVID-19.

Yigin juga mengatakan bahwa dia menyuruh Sinistra untuk segera ke rumah sakit dan mengancam jika ia menolak, maka pelatih tidak akan mau melatihnya lagi di kemudian hari.

Selama karirnya, Sinistra memenangkan beberapa gelar dunia kelas berat dalam ajang kickboxing Eropa, dan mengklaim gelar nasional di Belgia pada tahun 2004. Dia memiliki rekor karir 39 kemenangan dan sembilan kekalahan. Maka dari itu ia telah dicap sebagai 'pria terkuat' Belgia.



Simak Video "Fenomena Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)