ADVERTISEMENT

Kamis, 20 Jan 2022 08:31 WIB

Viral Kalap Makan di Resto All You Can Eat, Wanita Ini Berakhir di UGD

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Viral terlalu banyak makan berujung di UGD. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Seorang wanita asal California harus dilarikan ke rumah sakit usai makan terlalu banyak di sebuah restoran sushi 'all you can eat', restoran yang membolehkan pelanggan makan sepuasnya. Kejadian ini dialami oleh wanita bernama Danielle Shapiro yang berusia 24 tahun.

Namun, karena makan berlebihan Shapiro merasakan sakit perut dan berujung dilarikan ke unit gawat darurat (UGD). Bagaimana ceritanya?

Shapiro makan di sebuah restoran bernama 'Sushi 85' di Mountain View, California, pada Desember lalu. Ia diharuskan membayar sebesar USD 50 atau sekitar 717 ribu rupiah untuk bisa makan sushi sepuasnya di sana.

Momen makan-makan itu juga ia unggah dalam akun TikTok miliknya pada Desember lalu. Dalam videonya, ia memamerkan deretan makanan yang ia konsumsi.

Shapiro mengaku dirinya adalah penggemar berat sushi dan bisa memakannya beberapa kali dalam sebulan. Ia pun merencanakan pesta makan sushi itu bersama temannya.

"Kami berdua menantikan 'pengalaman makan sushi sepuasnya," kata Shapiro yang dikutip dari New York Post, Rabu (19/1/2022).

Ia dan temannya makan di restoran tersebut selama dua jam, dengan beberapa kali jeda karena merasa kekenyangan. Shapiro mencoba banyak makanan, mulai dari sup miso, empat gyoza, dan popper jalapeno.

Selanjutnya, ia makan delapan 'green dragon rolls', delapan 'snow rolls', delapan 'California rolls', delapan gulungan 'wakame rolls', dan satu porsi edamame.

"Segera setelah makan malam kami sangat kenyang, sehingga kami harus duduk di mobil saya selama sekitar 30 menit sebelum pulang ke rumah," katanya.

Saat itu, Shapiro merasa perutnya terasa sangat kencang. Ia berpikir itu terjadi karena semua sushi dan nasi yang mungkin memenuhi perutnya.

@danielleshap

All you can eat sushi gone wrong... 🥴

♬ Originalton - POV's

Merasa Sakit Perut yang Parah

Selesai makan malam, Shapiro memutuskan untuk pulang ke rumah pacarnya dan mencoba tidur. Saat itu, ia masih merasakan sakit perut yang parah, tetapi terus mengabaikannya.

"Saya bukan orang yang sering bangun pagi. Jadi saat saya terbangun sekitar jam 6 pagi keesokan harinya, saya tahu ada yang tidak beres," ujar dia.

Shapiro merasa perut dan dadanya terasa sangat sakit dan sulit untuk bernapas dalam-dalam. Melihat kondisinya, sang pacar dan neneknya mengantar Shapiro ke rumah sakit.

Ketika sampai di sana, Shapiro didiagnosis mengalami refluks asam dan langsung diberikan obat untuk mengurangi rasa sakitnya.

Menurut Mayo Clinic, refluks asam sangat umum terjadi dan bisa dialami semua orang. Gejala yang muncul seperti nyeri dada, regurgitasi makanan atau cairan asam, dan kesulitan menelan.

Setelah menjalani perawatan, Shapiro mengatakan butuh beberapa hari sampai dirinya bisa pulih dan normal kembali. Meski sedikit trauma, ia mengaku tidak akan berhenti mengkonsumsi makanan favoritnya itu.

"Saya pasti akan makan sushi lagi! Pengalaman ini tidak merusak kesukaan saya pada sushi atau pengalaman makan sushi sepuasnya. Saya memang belajar agar lain kali perlu mendengarkan tubuh saya dan makan dengan perlahan," pungkasnya.



Simak Video "Waspada! Ini Dampak Konsumsi Makanan dan Minuman Kelebihan Gula"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT