Kamis, 14 Apr 2022 09:30 WIB

Viral Pria Alami Cedera Langka Gegara Masturbasi, Begini Awal Mulanya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
masturbasi Pria ini alami cedera langka akibat masturbasi. (Foto ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta -

Seorang pria asal Swiss harus mendapatkan perawatan intensif akibat cedera langka yang dialaminya. Kondisi itu terjadi akibat masturbasi. Kok bisa?

Awalnya, pasien pria berusia 20 tahun itu datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri dada dan sesak napas. Setibanya di sana, dokter melihat wajah pria tersebut sudah membengkak.

Saat ditanya, pasien itu mengatakan bahwa keluhan itu muncul saat dirinya tengah berbaring di tempat tidur sambil melakukan masturbasi.

Didiagnosis Spontaneous Pneumomediastinum (SPM)

Setelah diperiksa lebih lanjut, dokter menemukan bahwa pasien tersebut menderita cedera paru-paru yang biasanya disebabkan batuk atau olahraga berat. Ia didiagnosis mengalami spontaneous pneumomediastinum (PSM).

Akibatnya, ia harus menghabiskan satu malam di ruang perawatan intensif dan 3 hari di ruang rawat inap. Selama itu, dokter terus berusaha untuk menghilangkan rasa sakitnya.

SPM merupakan kondisi udara bocor dari paru-paru dan bersarang di tulang rusuk. Berdasarkan laporan di Radiology Case Reports, udara yang terperangkap telah menyebar ke tengkorak pria itu.

Lewat pemeriksaan X-ray, terlihat udara yang terperangkap di ruang antara dada dan kantung paru-paru. Pasien juga diketahui memiliki riwayat asma.

Kondisi SPM ini biasanya dialami para pria dengan usia rata-rata di atas 23 tahun. Untuk mengatasinya, sebagian pasien akan diberikan selang dada.

Pasien pun dirawat di rumah sakit dan diberikan beberapa obat-obatan. Obat itu terdiri dari paracetamol dan obat-obatan lain sampai nyeri dada dan sesak napasnya benar-benar hilang.

"Hanya ada beberapa laporan SPM yang terkait dengan aktivitas seksual. Kami tidak dapat menemukan kasus yang terkait dengan autoerotisisme (masturbasi), yang membuat kasus kami ini tidak biasa," jelas petugas medis yang dikutip dari The Sun, Kamis (14/4/2022).

Kondisi SPM ini termasuk kondisi yang langka dan biasanya tidak mengancam jiwa. Gejala biasanya muncul secara tiba-tiba dan parah, seperti sesak napas, nyeri dada dan leher, serta muntah. Pasien juga bisa mengalami kesulitan menelan dan suara yang serak.



Simak Video "Luapkan Emosimu Di Sini, Hancurkan Saja Semua Hingga Berkeping!"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)