Rabu, 22 Jun 2022 13:28 WIB

Pria Ini Kena Infeksi Langka 'Super-Gonore', Seks Seperti Ini Jadi Pemicunya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
banana with open skin in the tossed state on a dark background Foto: Getty Images/iStockphoto/Albert Yarullin
Jakarta -

Seorang pria terjangkit infeksi mengerikan di alat kelaminnya usai melakukan hubungan seks. Seorang pria Austria dilaporkan terkena jenis baru penyakit menular seksual yang kebal obat setelah berhubungan dengan pekerja seks di Kamboja.

Laporan tersebut merinci bahwa pria berusia 50-an itu melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan seorang pekerja seks wanita di Kamboja pada April 2022 dan, lima hari kemudian, dia mengalami rasa sakit saat buang air kecil dan keluar cairan dari penisnya.

Setelah ditelusuri, pria tersebut terinfeksi strain baru yang resisten terhadap obat (XDR) dari Neisseria gonorrhoeae. Strain baru ini memiliki tingkat resistensi yang tinggi terhadap azitromisin dan resistensi terhadap ceftriaxone, cefixime, cefotaxime, ciprofloxacin dan tetrasiklin.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia,'super-gonore' mengacu pada jenis penyakit kelamin yang memiliki tingkat resistensi yang tinggi terhadap perawatan.

Pria itu awalnya diobati dengan azitromisin dan ceftriaxone. Dua minggu kemudian, gejalanya sembuh, tetapi swab penis menunjukkan dia masih menderita gonore.

Tes menunjukkan 'super gonore' yang diidapnya masih tak mempan terhadap pengobatan dengan antibiotik biasa sehingga dia diberi obat yang mengandung penisilin yang disebut co-amoxiclav.

Saat ini, tidak ada vaksin untuk gonore dan hampir tidak ada cukup antibiotik baru yang dikembangkan. Semua kondisi bisa memicu 'super-gonore' untuk menyebar lebih jauh dan berpotensi lebih banyak jenis gonore muncul.



Simak Video "Risiko dari Seks Bebas atau FWB: Kencing Nanah Hingga Mandul"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)