ADVERTISEMENT

Selasa, 20 Sep 2022 06:47 WIB

Mengeluh Perut Kram dan Buncit, Dokter Temukan Benda Ini di Tubuhnya

Vidya Pinandhita - detikHealth
batre menyangkut di perut 55 buah baterai menyangkut di perut wanita berusia 66 tahun. Foto: Irish Medical Journal
Jakarta -

Seorang wanita berusia 66 tahun di Irlandia diboyong ke rumah sakit gegara kram perut. Setelah diperiksa, rupanya kram tersebut disebabkan puluhan baterai menyangkut di area perut dan anusnya.

Staf medis di Rumah Sakit Universitas St. Vincent di Dublin melaporkan, wanita tersebut memiliki total 55 baterai tersangkut di dalam tubuhnya. Temuan tersebut mengacu pada hasil rontgen.

Beruntungnya, baterai-baterai tersebut tidak menghalangi saluran pencernaan. Mengacu pada laporan LiveScience, dokter sempat berharap, baterai-baterai bisa keluar secara alami dari tubuh pasien.

Namun menurut laporan Jurnal Medis Irlandia, hanya sebanyak lima baterai AA berhasil keluar pada pekan pertama. Sementara selebihnya 'macet'.

Bagaimana Kejadiannya?

Awalnya, pasien tersebut mengeluhkan kram perut disertai perut membuncit. Dokter kemudian menyadari, perut buncit di area atas tulang kemaluan tersebut disebabkan tumpukan baterai yang berat.

Ahli bedah kemudian mengambil tindakan untuk mengeluarkan 46 baterai yang tersisa pada rektum wanita tersebut. Selebihnya, sebanyak empat buah baterai masih tersangkut di usus besarnya. Ditemukan total terdapat 55 baterai terdiri dari ukuran AA dan AAA.

"Sepengetahuan kami, kasus ini menjadi jumlah baterai (menyangkut di perut) yang paling banyak dilaporkan tertelan pada satu satu waktu," tertulis dalam artikel jurnal tersebut, dikutip dari Daily Star, Senin (19/9/2022).

Insiden tersebut jelas menimbulkan kebingungan. Laporan tersebut menyebut aksi menelan baterai adalah metode melukai diri sendiri secara serius. Walau memang, cara tersebut tergolong 'tidak biasa'.



Simak Video "'Flu Perut', Penyakit yang Tak Ada Hubungannya dengan Virus Influenza"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT