Makin Turun! COVID-19 RI 18 Januari Bertambah 339 Kasus Baru, Kematian 10 Jiwa

ADVERTISEMENT

Makin Turun! COVID-19 RI 18 Januari Bertambah 339 Kasus Baru, Kematian 10 Jiwa

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 18 Jan 2023 16:45 WIB
Kasus aktif COVID-19 di Indonesia menembus 19 ribu orang per Kamis (7/7/2022). Dari total tersebut, DKI Jakarta masih menjadi penyumbang kasus aktif COVID-19 terbanyak yakni pasien yang membutuhkan perawatan di RS maupun isolasi.
Kasus COVID-19 di Indonesia. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Corona di Indonesia semakin menurun drastis setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut. Per hari ini Rabu (18/1/2023), ada penambahan 339 kasus baru, 433 kasus sembuh, dan 10 kasus kematian.

Angka kumulatif sejak COVID-19 merebak tercatat sebanyak 6.727.007, sementara kematian 160.756 kasus. Kasus aktif terus menurun, berkurang 104 dari semula, menjadi 6.515 orang yang membutuhkan perawatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut kondisi COVID-19 di Indonesia sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut relatif terkendali. Dua keberhasilan di baliknya adalah tes genome sequencing dan riset antibodi COVID-19.

Antibodi atau kekebalan masyarakat terkait COVID-19 terus meningkat. Jika dirinci sejak awal Januari 2022, saat itu 87 persen warga Indonesia sudah memiliki daya tahan tubuh di titer antibodi 400-an.

Kemudian, enam bulan setelahnya, sudah 98 persen populasi Indonesia yang memiliki kekebalan melawan COVID-19 di level titer antibodi dua ribuan. Menurut Menkes, itu adalah alasan Indonesia tidak kembali 'diamuk' COVID-19 seperti China, Jepang, hingga beberapa negara di Eropa dan Amerik Serikat.

"Berbeda dengan kejadian di Eropa atau sekarang di Jepang dan China, Jepang sampai 200 ribu per hari, itu karena ada XBB dan BQ.1, di kita masuk, kita bisa lewati," sebutnya dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023, yang disiarkan di YouTube Kemendagri, Selasa (17/1/2023).



Simak Video "99% Warga RI Kebal Covid-19, Kemenkes: Kuncinya Kelengkapan Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT