Cuci otak yang dijalani Dahlan bukanlah cuci otak seperti di film-film, melainkan terapi membersihkan penyumbatan pembuluh darah di otak yang kalau dibiarkan saja bisa menjadi stroke. Istilah cuci otak atau brainwash sebenarnya memiliki pengertian tersendiri.
"Tindakan cuci otak itu hanya istilah orang awam. Dalam bidang psikologi, hal ini merupakan tindakan mengubah pola pikir atau membalik konsep menjadi lebih baik sesuai dengan norma yang berlaku, bukan seperti kasus yang sedang beredar saat ini," kata psikiater kawakan, Prof Dr dr Dadang Hawari SpKj kepada detikHealth seperti ditulis pada Kamis (28/2/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam ilmu psikologi, ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk mengubah pola pikir tersebut. Umumnya metode tersebut digunakan sebagai bagian dari terapi psikologis. Bisa juga digunakan untuk mengubah kebiasaan dan perilaku seseorang atau sering disebut dengan modifikasi perilaku.
"Orang-orang yang membutuhkan (pengubahan pola pikir) itu contohnya seperti pengguna narkoba yang ingin berhenti atau perokok," imbuh Prof Dadang.
Proses pencucian otak atau mengubah pola pikir dikatakan berhasil dilihat dari perubahan yang terjadi pada 'pasien'. Perubahannya mungkin tidak begitu kentara secara fisik, tapi bisa dilihat dari ide-ide, ucapan, tingkah laku dan sikapnya.
"Keberhasilannya dapat dilihat dari 3 hal yaitu pikiran, perasaan, dan perilaku. Ketiga hal ini dapat menjadi patokan apakah orang tersebut berhasil atau sukses menjalani cuci otak atau mengubah pola pikirnya," pungkas Prof Dadang.
(pah/vit)











































