Rabu, 16 Okt 2013 15:03 WIB

Ulasan Khas Kehamilan Berisiko

Diabetes Gestational, Diabetes yang Hanya Menyerang Ibu Hamil

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Penyakit gula atau diabetes mellitus tidak hanya mengancam orang dewasa yang gemuk dan kurang olarhaga. Ibu-ibu hamil pun menghadapi risiko yang sama, bahkan akibatnya bisa lebih buruk karena mengancam nyawa bayi yang dikandungnya.

Diabetes saat hamil atau disebut juga diabetes gestational adalah kondisi gula darah yang tiba-tiba naik saat hamil. Seperti halnya preeklampsia atau hipertensi saat hamil, diabetes gestational juga cuma muncul saat hamil dan kembali normal saat sudah melahirkan.

Sayangnya, kondisi ini seringnya baru ketahuan saat seseorang sudah hamil. Dokter kandungan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Dwiana Ocviyanti, SpOG(K) mengatakan diabetes gestational sulit dicegah atau dihindari.

"Tidak bisa dideteksi dan tidak bisa dicegah. Satu-satunya cara untuk mencegahnya ya jangan hamil," kata dr Ovi, demikian ia biasa disapa, dalam percincangan dengan detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (16/10/2013).

Mengatasinya pun tidak mudah karena pemberian insulin harus memperhatikan kondisi ibu dan bayi. Sambil diberi pengobatan, kadang harus ditunggu juga sampai mana si bayi bisa bertahan. Kalau kondisinya tidak optimal, pilihannya adalah mengeluarkan bayinya.

Sementara itu, dokter kandungan dari RS Bunda Jakarta, dr Aryando Pradana alias dr Nando mengatakan penyebab diabetes gestational antara lain perubahan metabolisme karbohidrat dan glukosa. Dampaknya adalah kadar gula darah yang tidak terkontrol.

"Dampaknya bisa mengakibatkan berat janin yang sangat besar, bisa sampai diatas 4.500 gram dan juga kematian janin secara tiba-tiba atau sudden death," kata dr Nando.

Meski sulit, dr Nando berpendapat gangguan ini bisa dicegah. Caranya dengan melakukan monitoring gula darah secara rutin, olahraga, dan melakukan diet khusus dan obat sesuai anjuran dokter.

(up/vit)