ADVERTISEMENT

Rabu, 21 Mei 2014 11:35 WIB

Ulasan Khas Ukuran Payudara

Waspada, Kanker Rentan Menyerang Wanita dengan Payudara Seperti Ini

M Reza Sulaiman - detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta -

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang kaum hawa. Nah, benarkah payudara yang besar justru lebih rentan mengalami kanker?

"Secara logika sederhana memang benar, dengan ukuran yang besar otomatis kelenjar air susu kemungkinan akan lebih banyak, sehingga meningkatkan risiko kanker payudara," ujar Beta Subakti Nata'atmaja, MD, Plastic Reconstructive and Aesthetic Surgery Department, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (21/5/2014).

Ya, kepadatan kelenjar air susu merupakan salah satu faktor risiko kanker payudara. Sebab payudara terdiri dari lemak dan kelenjar, sehingga kepadatan bisa berbeda-beda pada ukuran payudara yang sama.

"Bila payudara besar karena obesitas, maka peningkatan risiko kanker payudara lebih disebabkan oleh obesitasnya, terutama pada masa menopause," papar dr Beta.

Lantas apakah pembesaran payudara dengan memasang implan turut meningkatkan risiko kanker?

"Tidak. Tapi implan akan merubah kontur anatomi alamiah payudara, yang membuat penyesuaian pada deteksi payudara dengan perabaan (self screening). Kemudian implan juga menyebabkan gangguan pada proses mamografi (foto x-ray payudara), sehingga menyebabkan proses persiapan mamografi harus dilakukan dengan lebih seksama untuk mendapatkan hasil yang optimal," lanjutnya.

Menurut dr Beta, pemasangan implan sangat kecil kemungkinannya untuk mengganggu produksi air susu, karena implan dipasang di bawah kelenjar air susu atau di bawah otot dada.

(ajg/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT