Sejatinya, payudara merupakan jaringan kelenjar susu yang bersama dengan lemak berdiri atau terletak di atas otot dada. Pada saat wanita bertambah besar tentu ada perubahan pada payudara dari yang bentuknya rata saat anak-anak menjadi payudara besar dan menggantung, demikian dikatakan dr Michael Triangto SpKO.
"Itu karena besarnya kelenjar susu yang berkembang penuh. Kalau sudah begitu tidak bisa dilakukan apa-apa terhadap kelenjar tadi, yang bisa dilakukan adalah mengatur lemak dengan mengelola makan dan olahraga," tutur dr Michael.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Olahraga
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Kalau otot dada lebih kencang dan besar, mungkin dapat mendorong bentuk payudara menjadi lebih baik, lebih kencang," ujar dr Michael.
2. Asup makanan bergizi dalam jumlah cukup
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Ini akan pengaruhi lemak seluruh tubuh dan payudara. Jadi kalau makan berlebihan akan pengaruhi bentuknya. Intinya makanlah yang cukup dan jangan lupa olahraga," kata dr Michael.
3. Pijat payudara
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
4. Stop diet yo-yo
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
5. Pakai sport bra saat olahraga
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Tapi kalau membuat kendur saya rasa tidak benar 100 persen. Kalau nggak nyaman bisa juga putingnya iritasi. Kenyamanan itu antara lain adalah apakah bra itu terlalu besar atau kecil, di mana jika terlalu kecil bisa hambat aliran darah," papar dr Michael.
Halaman 6 dari 6











































