Rabu, 22 Okt 2014 17:00 WIB

Cara Sehat Tambah Berat Badan

Gemuk atau Kurus Tergantung Tulang? Bisa Ya Bisa Tidak

Hendika Sekti Pratama - detikHealth
Jakarta - Banyak orang meyakini gemuk atau kurus adalah 'bakat' yang telah digariskan. Selain faktor hormonal dan metabolisme, ada faktor lain yang juga sering dikaitkan dengan 'bakat' tersebut yakni bentuk tulang.

Seseorang yang memiliki tulang besar diyakini lebih mudah gemuk, demikian juga sebaliknya. Tulang yang kecil dianggap menyulitkan orang untuk kurus. Anggapan ini bisa benar bisa tidak, tergantung dari mana melihatnya.

"Ya mempengaruhi. Kalau kerangka besar dan semakin banyak otot bisa menempel," kata Prof Dr Ir Hardinsyah, MS, pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) kepada detikHealth, seperti ditulis Rabu (22/10/2014).

Besar kecilnya tulang, menurut Prof Hardinsyah pada akhirnya mempengaruhi kebutuhan energi. Karena otot yang melekat lebih sedikit, maka kebutuhan energinya lebih sedikit. Kelebihan kalori saat makan terlalu banyak akan disimpan menjadi lemak.

Namun demikian, secara umum faktor lain seperti pola makan dan aktivitas fisik tentu lebih banyak berpengaruh. Banyak bergerak dan sedikit makan, sederhananya dianggap sebagai rumus untuk menghindari gemuk. Begitu pula sebaliknya, tidak pedulit tulangnya besar atau kecil.

"Tulang kan genetik, jadi tidak akan berpengaruh. Malah ada orang yang tulangnya besar tapi kurus," kata praktisi hidup sehat dr Phaidon L Toruan, MM.

Pendapat dokter gizi klinis juga menegaskan bahwa pengaruh tulang tidak seberapa besar dalam menentukan gemuk atau kurusnya seseorang. Malah bisa dibilang, tidak ada pengaruhnya sama sekali.

"Nggak dong. Ini tidak ada hubungannya. Tidak pengaruh kok mau tulang kecil atau besar. Tulang itu kan sudah pemberian, sudah dari sananya ya," kata dr A.R Inge Permadhi, MS, SpGK dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

(up/vit)