Rabu, 22 Okt 2014 18:05 WIB

Cara Sehat Tambah Berat Badan

Begini Cara Mudah Mengukur Berat Badan Ideal

Hendika Sekti Pratama - detikHealth
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta -

Berat badan ideal dipengaruhi banyak faktor, salah satunya tinggi badan. Banyak alat dan teknologi yang bisa dipakai untuk menghitungnya, tetapi sebenarnya tidak sulit untuk menghitungnya sendiri.

"Cara yang lebih simpel, gunakan saja hitungan berat badan dalam kg dibagi dengan tinggi badan dalam meter dikuadratkan," kata dr A.R Inge Permadhi, MS, SpGK dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, seperti ditulis Rabu (22/10/2014).

Perhitungan tersebut akan menghasilkan angka yang disebut Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT). IMT sebesar 18,5 kg/m2 artinya kurang gizi, kalau 22,9 kg/m2 berarti normal, sekitar 23-24,9 kg/m2 artinya overweight, sedangkan 25-30 kg/m2 itu obesitas

"Lebih dari 30 (kg/m2) juga obesitas, tingkat 2," lanjut dr Inge.

Cara lain yang lebih praktis adalah memanfaatkan teknologi. Bahkan dengan alat yang diebut Bioelectrical Impedance Analysis, bukan hanya perbandingan berat dan tinggi badan yang bisa diukur melainkan juga komposisi lemak dan otot.

"Sehingga kita tahu apa saja yang harus ditambah dan dikurangi," kata praktisi hidup sehat dr Phaidon L Toruan, MM.

Berat badan memang bukan satu-satunya ukuran untuk menentukan ideal atau tidaknya tubuh seseorang. Banyak faktor yang perlu diperhatikan, termasuk massa otot, massa tulang, massa lemak.

Malah, terkadang berat badan tidak bisa menjadi ukuran sama sekali. Seseorang yang memiliki berat badan berlebih, tetapi komposisinya lebih dominan otot dibanding lemak biasanya malah lebih baik sebab otot diperlukan dalam proses pembakaran lemak.

(up/up)