Rabu, 22 Okt 2014 19:05 WIB

Cara Sehat Tambah Berat Badan

Kenali Kebiasaan yang Bisa Bikin Orang Susah Gemuk dan Susah Kurus

Hendika Sekti Pratama - detikHealth
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Seseorang dengan berat badan berlebih biasanya ingin kurus. Sedangkan orang yang terlalu kurus alias cungkring umumnya ingin sedikit berisi. Ya, memiliki berat badan ideal menjadi dambaan banyak orang. Namun kerap kali orang-orang memiliki kebiasaan yang tanpa disadari membuat seseorang sulit mendapatkan berat badan ideal.

"Kalau orang susah gemuk ini bisa jadi karena metabolismenya tinggi," terang dr A.R Inge Permadhi, MS, SpGK, pakar ilmu gizi dari Departemen Ilmu Gizi FKUI, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (22/10/2014).

Orang yang sedang sakit juga umumnya sulit menambah berat badan. "Biasanya saya sering lihat orang-orang yang kurus ini juga cenderung karena stres atau banyak pikiran," imbuh dr Inge.

Metabolisme merupakan kemampuan tubuh untuk membakar kalori dan cadangan lemak pada saat beristirahat ataupun beraktivitas secara alami. Metabolisme yang dimaksud adalah metabolisme selular basal atau dasar. Jika seseorang memiliki metabolisme tinggi, maka dia memerlukan lebih banyak kalori dan lemak. Inilah satu hal yang membuat seseorang banyak makan tetapi tidak gemuk-gemuk.

Orang yang tidak bisa me-manage stresnya dengan baik dan larut dalam pemikirannya ada yang cenderung lupa makan. Gara-gara ini, tentu saja bobotnya tidak akan bertambah, dan malah menyebabkan timbangan terus merosot.

Nutrisionis pengasuh konsultasi gizi detikHealth, Leona Victoria Djajadi MND menyarankan kepada orang yang ingin menambah bobitnya agar setiap kali makan harus ada protein dan karbohidratnya. Sedangkan untuk cemilan bisa jadi susu/yoghurt full cream, segenggam kacang-kacangan atau roti sandwich.

Makanan yang mengandung protein antara lain daging, ayam, ikan, telur, produk susu atau kacang-kacangan. Disarankan juga menambahkan lemak sehat seperti olive oil, avocado, salmon, walnut, dan almond. Olive oil dapat ditambahkan langsung ke atas makanan sesaat sebelum dikonsumsi. Perlu juga mengasup susu tinggi protein atau bikin dari susu fresh ditambahkan lagi susu bubuk.

"Olahraga juga wajib ya kalau tidak semua kalori yang masuk menumpuk jadi lemak padahal yang kita mau adalah otot," ujar Victoria.

Lalu bagaimana dengan orang yang susah kurus? dr Inge mengatakan sulitnya seseorang mengurangi berat badan adalah multifaktor. "Kalau mudah gemuk mungkin juga karena orang itu kebiasaannya jelek, misalnya sering minum-minuman bersoda, makannya berlebihan tetapi olahraganya tidak pernah, bisa juga karena obat-obatan yang berpengaruh pada hormonal," terangnya.

Orang yang punya kebiasaan ngemil makanan tinggi kalori juga rentan menjadi biang keladi 'susah kurus' meskipun sudah mengurangi porsi makan nasi. Melewatkan sarapan juga ditengarai menjadi penyebab bobot melonjak, lantaran pada saat makan siang menjadi lebih lapar sehingga malah jadi 'kalap'.

Stres bagi beberapa orang bukannya bikin berat badannya berkurang tapi malah melejit. Sebabnya, orang tersebut malah menjadikan makanan sebagai pelarian. Orang-orang yang sulit tidur di malam hari terkadang juga susah menurunkan bobot lantaran tak bisa jauh dari kulkas dan toples makanan. Ya, mereka 'membunuh' waktu dengan ngemil sambil membaca atau menonton film favorit. Kebiasaan minum minuman manis juga menyumbang faktor penyebab seseorang memiliki berat badan berlebih.

"Orang gemuk dan kurus sama-sama memiliki kemungkinan karena faktor genetik. Tetapi tidak mutlak. Ada orang yang gemuk tapi keluarganya kurus. Intinya multifaktor," ucap dr Inge.

(vit/up)